Barcelona pelan-pelan memanjat tangga papan tengah untuk bisa merangsek agak ke atasan sedikit. Beberapa anak tangga dilewati usai sukses menghajar Osasuna 4-0.

Barca memang lagi cosplay jadi tim medioker belakangan ini. Mereka berada di posisi ke-14. Ya, tidak salah baca. Empat belas!

Dengan kemenangan ini mereka berada di posisi kedelapan. Memang sih, Barca masih punya satu tabungan pertandingan dibanding beberapa tim lainnya. Kalau pun menang juga masih di posisi 4-5 besar. Lumayan lah.

Kalau dibandingkan dengan Atletico Madrid, mereka terpaut sembilan angka. Benar-benar jauh sekali.

Menjamu Osasuna dengan matahari terik, para pemain Barca tidak manja. Mentang-mentang main panas-panasan, tidak berarti mereka ingin ngadem di bawah bayangan stadion Camp Nou.

Sebagian besar dari mereka juga tetap cuek main panas-panasan. Tidak lantas sebentar-sebentar pakai lotion atau beli es di warung. Tapi kalau panas-panasan begitu memang paling enak dihajar teh pucuk harum dingin.

Seperti halnya pertandingan lain, Barca mengawali laga dengan menghormati mantan pemainnya, Diego Maradona. Mereka kemudian membombardir pertahanan Osasuna.

Sudah tinggal tunggu gol saja sebenarnya. Soalnya selain kiper, bek-bek Osasuna juga berperan sebagai penjaga gawang. Ada saja yang bisa melakukan tepisan clearance di depan gawang mereka.

Namun diserang terus-terusan, pertahanan jebol juga. Sama halnya cinta. Dirayu-rayu terus-terusan, keperawanan bisa jebol juga.

Martin Braithwaite membuka keran gol Barca lewat gol ribet. Dia memanfaatkan kemelut di depan gawang yang coba-coba diklaim oleh Lionel Messi. Namun lompatan Messi yang ingin menyambar bola depan garis gawang itu kurang tinggi. Akibatnya gol tetap disahkan untuk Braithwaite.

Tak lama berselang, giliran Antoine Griezmann yang membobol Osasuna. Golnya sangat cantik dan berkelas. Ibarat kata ini level Anya Geraldine, damage-nya tinggi.

Bola hasil sapuan bek Osasuna melambung tinggi lalu dihajar langsung secara first time oleh Griezmann menghasilkan sebuah roket yang gila banget. Kiper Osasuna saja sampai terbengong-bengong.

Di babak kedua, Barca menambah keunggulan lewat Philippe Coutinho. Griezmann awalnya disangka offside tapi ternyata dia dapat bola dari sepakan pemain Osasuna. Wajar lah tidak offside.

Coutinho pun tinggal cebok saja itu bola dari Griezmann ke gawang yang kosong.

Osasuna juga bukan tanpa perlawanan. Beberapa kali mereka mengancam gawang Barca tapi ada saja kendalanya. Mulai dari kena kiper sampai kena tiang. Ya namanya takdir.

Messi akhirnya menggenapi kemenangan dengan mencetak gol dari open play yang belakangan jarang-jarang mencetak gol model begitu. Rare banget pokoknya. Kebanyakan lewat tendangan bebas atau penalti.

Setelah mencetak gol, dia pun berselebrasi menggunakan kostum Maradona untuk mengenang jasa-jasanya.

Skor 4-0 bertahan sampai usai. Ronald Koeman pun puas bisa menang sebanyak ini. “Kami bermain baik hari ini, menciptakan banyak peluang, dan saya senang dengan kemenangan ini,” ujarnya.

SHARE
Previous articleKombek Orgasme Puas Banget MU, Cavani Dielu-elu!
Next articleMilan Terus Gaspolremblong Tak Banyak Omong
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here