Tanggal 14 Februari bukan hanya jadi Hari Valentine bagi kubu Paris Saint Germain (PSG). Tapi juga jadi hari ulang tahun bagi duo andalan mereka, Edinson Cavani dan Angel Di Maria. Tak tanggung-tanggung, gol dan kemenangan besar atas Barcelona jadi kado super mereka berdua.

Memang luar binasa, bantai Barcelona 4-0 merupakan kado yang sangat luar binasa. Kado macam apa itu bisa sekali-kalinya membantai tim yang katanya berasal dari luar Planet Bumi itu.

Cavani dan Di Maria memang jadi aktor beken dalam kemenangan PSG. Kebetulan, dua pemain itu bagai anak kembar, ulang tahunnya sama tepat di Hari Valentine. Di Maria dapat kadonya banyakan sedikit, dia mencetak dua gol. Sedangkan Cavani cuma satu gol.

Biar begitu, dua-duanya merayakan pesta ulang tahunnya bukan sekadar di McDonalds atau KFC. Tapi di Stadion Parc des Princes dengan sorak-sorai bergembira mengalahkan Barcelona dengan skor telak.

Maklum, jarang-jarang ada tim yang bisa menang dengan skor gede macam itu. Terakhir yang sukses membenamkan Barca ke kali Ciliwung yang dekil itu adalah Bayern Muenchen pada 2013. Mereka sukses menang 4-0 di leg pertama dan 3-0 di leg kedua. Totalnya jadi 7-0.

Angel Di Maria Paris SG FC Barcelona UEFA Champions League 14022017
Di Maria bergaya Chibi. (Goal)

Tentu saja, kemenangan ini bikin Cavani dan Di Maria girang bukan kepalang. Kedua cowok macho itu, meski rada kurus, bakal kebayang-bayang kemenangan ini sampai kebawa mimpi.

Memang tak ada malam yang lebih indah selain malam takbiran dan malam Lailatul Qadr. Tapi kemenangan 4-0 ini jadi salah satu malam yang indah buat mereka berdua.

“Kami semua gembira. Kami melakukan sesuatu yang hebat, tapi besok kami harus memulihkan diri dan fokus di laga berikutnya,” ujar Cavani dikutip dari Goal.

Di Maria ikut-ikutan berkomentar, “Kami tidak bisa membayangkan malam yang lebih indah selain malam ini. Menang 4-0 atas Barcelona di hari ulang tahun saya adalah hal yang luar biasa. Sebuah laga yang sempurna. Tetapi kami tahu mereka bisa mencetak empat gol.”

Jebreeet. Cavani jebol gawang Ter Stegen. (UEFA)

Di Maria tak hanya sekadar cetak dua gol formalitas. Tapi golnya pun fantastis dan terlihat membobol gawang Barca segitu mudahnya. Seolah yang dihadapinya adalah I Made Wirawan, bukan Marc Andre ter Stegen.

Begitu juga dengan Cavani yang sukses membobol gawang Ter Stegen. Pemain asal Uruguay itu berhasil memberikan prahara rumah tangga bagi lini pertahanan Barcelona sebelum ditutup dengan tendangan ala minuman bertenaga.

Meski begitu, pelatih Unai Emery tetap tak mau berbangga hati. Dia tahu kalau Barcelona juga suka tega tak tega membalas kekalahannya di Camp Nou.

“Kami telah mengalahkan mereka dan kami telah melakoni laga yang sempurna, baik secara kolektif maupun individual. Tetapi kami harus tetap fokus. Saya sangat berhati-hati di pertemuan berikutnya,” katanya, sok bijak.

Main photo credit: Laacib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here