Juventus meraih poin penting meski diraih dengan hasil dan performa standar melawan Milan. Tim asuhan Maurizio Sarri itu cukup menang 1-0 atas lawannya yang sedang merasakan nikmatnya medioker itu.

Sebenarnya, Juve tak perlu serius-serius amat lawan Milan. Milan yang sekarang bukan lah Milan yang dulu. Yang sekarang jauh lebih “defeatable” alias gampang banget dikalahin.

Makanya, skor 1-0 itu ya tak ada yang spesial. Apalagi, dari sekian pertemuan terakhir, Juve hampir selalu menang. Mungkin cuma sekali dua kali saja Milan yang menang.

Yang lebih standar lagi, pencetak gol kemenangannya adalah Paulo Dybala. Dybala ini sudah tujuh kali mencetak gol ke gawang Milan. Sudah hafal banget. Mungkin saking hafalnya, sudah tahu betul pola brewok Gianluigi Donnarumma.

Dybala juga sudah beberapa kali menjadi pahlawan ke gawang Milan. Ini yang sudah, mungkin ketiga kalinya. Atau mungkin lebih. Jadi tak ada yang spesial. Biasa saja.

Justru yang luar biasa adalah keputusan berani Sarri dengan menarik keluar Cristiano Ronaldo atau biasa disapa Netizen Indonesia dengan sebutan “Bang Do” atau “Bang Krisno”.

Sarri memang cari gara-gara. Di laga sebelumnya lawan Lokomotiv Moskow juga Ronaldo tak senang ditarik keluar lapangan. Sekarang begitu lagi.

Bahkan digantinya masih menit ke-54, Ronaldo sudah ditarik keluar lapangan digantikan Dybala. Tahu sendiri, Bang Do ini tipikal pemain yang kurang suka diganti ketika masih merasa belum puas bermain di lapangan.

Bang Do lalu menunjukkan gesture ketidaksukaannya itu, kemudian ngeluyur langsung masuk ruang ganti tanpa mampir ke bangku cadangan. Dia juga terlihat bergumam kepada Sarri entah apa bunyinya. Semoga bukan “Bangsat, kau!”.

Beredar isu, Ronaldo langsung pulang tak menunggu pertandingan selesai. Tapi ini baru isu. Selentingan-selentingan dari warga sekitar yang belum tentu benar.

Sepanjang laga, Ronaldo memang main jelek. Banyak umpan-umpan enggak jelas yang malah merusak serangan Juve. Cuma pemain-pemain Juve mungkin segan juga menegurnya, secara dia yang paling jago.

Namun, Sarri berani menariknya ya soalnya memang dia pelatihnya. Harus berani. Tidak sampai sejam main di lapangan, Bang Do sudah diganti.

Untungnya, pergantian itu memberikan efek luar biasa. Juve yang main biasa-biasa saja sepanjang laga, bahkan cenderung kecewa, akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat Dybala itu.

Dybala membuat gol lumayan keren usai menggocek Alessio Romagnoli dan menceploskan bola ke gawang Donnarumma pada menit ke-70-an.

Sarri lalu mengungkapkan tak mempermasalahkan sikap Ronaldo ketika ditarik. Dia lalu beralasan kalau Ronaldo sedang mengalami cedera, alias berusaha mengistirahatkannya karena tidak dalam kondisi prima.

“Sebuah hal alami ketika pemain merasa kecewa meninggalkan lapangan, terutama bagi mereka yang bekerja keras untuk bisa ada di sana. Dalam satu bulan terakhir, Ronaldo mengalami sedikit masalah dengan lututnya,” ujar Sarri dikutip CNN Indonesia.

“Kami harus berterima kasih kepada Ronaldo karena ia melakukan pengorbanan untuk bisa tampil di laga ini dalam situasi yang sulit. Dia melakukan segalanya untuk bisa bermain. Namun saya melihat ia tidak berada dalam kondisi bagus dan menilai keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” kata Sarri.

Photo credit:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here