Tanggal 2 Desember kemarin dipastikan jadi hari bersejarah untuk Bali United. Kemenangan 2-0 atas Semen Padang membuat Bali United menyegel gelar Liga ‘Gratis Ongkir’ alias Liga 1 Indonesia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Enaknya jadi juara di liga yang disponsori oleh e-commerce, mungkin nantinya seluruh pemain Bali United bisa dapat hadiah gratis ongkir belanja apapun selama satu tahun penuh.

Asal pesannya jangan juara lagi saja untuk tahun depan. Kalau itu harus berusaha sendiri tentunya, tidak bisa main pesan-pesan saja.

Luar biasa hebat Bali United ini. Padahal baru berdiri dengan nama Bali United kurang lebih empat tahun lalu. Tapi sudah langsung meraih gelar juara. Ibarat anak kecil, paling-paling baru masuk TK Bali United ini, tapi sudah angkat piala.

Kepastian itu didapat setelah mereka mengalahkan tim promosi Semen Padang pada laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim.

Dua gol kemenangan Bali United dicetak oleh Ilija Spasojevic pada babak kedua, tepatnya di menit ke-51 dan lima menit jelang waktu normal usai.

Tambahan tiga poin ini mengantar Bali menjadi juara dengan koleksi 63 poin dari 30 pertandingan yang telah dijalani. Dengan sisa empat pertandingan, Bali United tidak bakal bisa dikejar oleh rival terdekat, Borneo FC, yang telah mengemas 46 angka.

Mau di sisa pertandingan menang dengan skor telak 7-0, 23-4, 11-0, dan 22-20, Borneo dipastikan tidak akan menyusul Bali United di puncak klasemen.

Sebelumnya, Borneo hanya bermain imbang 2-2 melawan PSM Makassar. Hasil imbang tersebut memberikan jalan bagi Bali untuk mengunci gelar liga.

Keberhasilan ini juga menjadi catatan bagus bagi pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra yang meraih gelar keduanya setelah musim lalu menjadi juara Liga 1 2018 bersama Persija.

Nama Teco sebenarnya bukan sosok asing di Liga 1. Bisa dibilang ia adalah lagu lama kaset baru. Hawa-hawa juara Liga Indonesia memang sudah melekat pada dirinya. Ia pernah merasakan gelar juara bersama Persebaya di tahun 2004 ketika menjabat sebagai pelatih fisik.

Saat itu Persebaya menjuarai LIga Indonesia saat ditangani pelatih legendaris lainnya, Jacksen F. Tiago.

“Terima kasih untuk pemain, semua yang di dalam tim bekerja keras semua sejak mulai latihan bulan Januari. Kini sudah selesai, kami sudah juara,” kata Teco dikutip dari Detik.

“Saya sangat berterima kasih kepada pemain, semua komponen di dalam tim, pelatih, ofisial dalam tim, manajemen.”

“Manajemen sangat bagus, gaji tidak pernah terlambat, Jadi kami mesti kerja keras untuk manajemen. Target posisi lima besar, tapi kami bisa juara.””Untuk suporter, semua pertandingan di Bali hampir seluruh pertandingan penuh terima kasih untuk semua teman-teman di Bali,” dia menambahkan.

Main photo: baliutd.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here