Manchester City sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan musim ini. Mereka diam-diam sudah berada di posisi tiga. Kepastian itu didapat usai City meraih kemenangan penting 1-0 atas Brighton & Hove Albion.

Namanya kemenangan penting sudah pasti terjadi jika mereka mendapat kemenangan. Kalau kalah, namanya bukan kemenangan penting.

Tapi kemenangan ini memang dirasa sangat penting bagi skuat Pep Guardiola lantaran hal ini mendongkrak posisi mereka ke posisi tiga. Padahal, beberapa bulan lalu mereka masih cosplay jadi tim medioker dengan berada di urutan delapan-sembilan.

Mungkin “The Citizens” ini kangen dengan masa-masa “kejayaan” dulu. Mereka bisa berjaya jadi tim medioker sebelum negara Arab menyerang.

City bertengger di posisi tiga dengan 32 poin. Mereka masih punya tabungan satu laga jadi kalau menang bisa berada di posisi kedua.

Pada jalannya laga, City tak banyak mencetak gol. Buat apa banyak bikin gol jika ujung-ujungnya tidak menang. Seri 5-5 atau kalah 6-7 misalnya. Mending menang 1-0 tapi pasti dapat tiga poin.

Gol tunggal City di laga ini dicetak oleh Phil Foden. Foden meski wajahnya imut-imut lumayan garang juga musim ini. Dia sudah mengemas delapan gol musim ini bahkan jadi top skor City.

Sepakannya sebenarnya tidak terlalu kencang, apalagi mengarah ke tiang dekat. Kalau kata haters, “Itu kipernya aja yang bego.”

“Saya banyak memberitahu Phil, lihat saja usianya, jumlah pertandingan, jumlah gol, jumlah assist, dan berapa jauh di berlari untuk tim. Inilah alasan dia selalu dimainkan,” kata Guardiola dikutip dari Manchester Evening News, dikutip dari Kompas TV.

“Saya senang dengan penampilan bagus lainnya. Dia cukup dekat dengan gawang dan memiliki insting tak hanya dengan kaki kiri, tetapi juga kaki kanannya dan dia pantas unuk dimainkan. Standarnya tinggi, dan dia pantas bermain,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here