Paolo Dybala mengaku dirinya kini makin nyaman bermain untuk Juventus. Meskipun pada bursa transfer musim panas lalu dirinya cukup H2C alias harap-harap cemas, namun tekanan yang ia rasakan mulai berkurang

Seperti diketahui bahwa Juventus resmi merekrut Maurizio Sarri untuk menggantikan Massimiliano Allegri di musim panas yang lalu.

Pada musim terakhir Allegri di Turin, nama Dybala memang terus terpinggirkan. Salah satu penyebabnya adalah kedatangan sang manusia mega super saiya Cristiano Ronaldo.

Setelah Allegri pergi, ternyata posisi Dybala belum juga menjadi aman. Kedatangan Sarri justru membuat Dybala makin terancam terbuang.

Sepanjang bursa transfer musim panas, dirinya terpaksa menjalani liburan dengan hati yang tidak tenang. Seperti menahan buang air saat upacara bendera di sekolah dulu. Tidak enak sekali rasanya. Sebab Dybala kemungkinan dijual jika ada klub yang tertarik.

Tottenham Hotspur dan Manchester United sempat melakukan PDKT meski pada akhirnya kandas. Dybala memutuskan untuk bertahan di Juventus.

Pada awal-awal musim, Sarri memutuskan untuk menempatkan Dybala di bangku cadangan. Biar akrab mungkin maksudnya dengan bangku-bangku cadangan Juventus. Pada pekan pertama dan ketiga dirinya sama sekali tidak bermain.

Sementara pada pekan kedua Dybala sempat bermain selama 14 menit saja. Sejak pekan keempat, Dybala baru mulai menikmati waktu bermain yang lebih banyak.

https://twitter.com/OptaJaya/status/1181488910347620352?s=20

Dalam empat pertandingan sejak saat itu, beruntung Dybala tampil makin gacor di lini depan Juventus. Ia mencatatkan satu gol dan assist.

Gol pertama Dybala musim ini yang paling berkesan. Sebab dicetak ke gawang Inter-nya Antonio Conte yang katanya lagi jago banget.

Membaiknya penampilan Dybala diakui sang pemain asal Argentina karena ia menikmati gaya kepelatihan Sarri.

“Saya yakin bahwa dengan Sarri, saya akan mulai bersenang-senang, bekerja, dan membuktikan nilai saya. Dan itulah yang saya coba lakukan,” kata Dybala seperti dikutip dari Liputan6.

“Sarri dan Allegri memiliki cara bermain yang berbeda, dan itu terlihat. Dengan Allegri, kami melakukan banyak hal, tapi saya pikir kami bermain sedikit lebih banyak menyerang dengan Sarri dan kami lebih sering memainkan bola,” tegas Dybala.

Selain mencetak satu gol ke gawang Inter Milan, Dybala musim ini juga sudah membukukan dua assist. Kedua assist tersebut diberikan untuk Cristiano Ronaldo.

Main photo: @brfootball

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here