AC Milan sukses merebut tiga poin pada lawatan mereka ke markas Hellas Verona. Pada laga yang digelar di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Milan menang dengan skor tipis 1-0.

Sepanjang musim ini AC Milan memang terlihat tampil cukup minimalis dari tiga laga yang telah mereka jalani. Total Milan meraih dua kemenangan dan satu kekalahan.

Satu hal yang sama dari laga tersebut adalah semua pertandingan hanya memiliki jumlah satu gol saja. Setelah takluk di laga perdana dengan skor 0-1, Milan pun meraih dua kemenangan dengan skor maksimal 1-0 pula.

Benar-benar minimalis sekali mereka. Kekinian macam rumah-rumah KPR anak millenial.

Hasil tersebut membuat Milan kini menjadi salah satu tim yang paling sedikit kebobolan dan paling sedikit mencetak gol. Total hanya mencetak dua dan total kebobolan hanya satu saja dari empat pertandingan Serie A musim ini.

Hasil yang cukup lumayan untuk tim yang habis kena musibah dalam beberapa musim lalu hingga menjani musim bersama pelatih baru.

Berkat performa tersebut kini Milan bertengger di peringkat ketujuh klasemen dengan enam poin.

Satu nama yang menjadi sorotan di laga tersebut adalah Krzysztof Piatek. Pemain yang sangat gacor di musim lalu, belum mampu mencetak gol dari dua pertandingan pertama.

https://twitter.com/acmilandata/status/1173341727685533698

Nomor punggung baru miliknya yang disebut cukup keramat macam tempat uji nyali disebut jadi penyebab Piatek tak kunjung mencetak gol. Namun pada laga itu Piatek mampu membuktikan diri dengan mencetak gol pertama meski dari titik putih.   

Pada jalannya pertandingan, Milan sebenarnya sangat mendominasi laga tersebut. Apalagi setelah tuan rumah kehilangan Mariusz Stepinski yang mendapat kartu merah di menit ke-21.

Namun “Rossoneri” yang terus membuat peluang, baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-68. Tendangan Hakan Calhanoglu yang mengenai tangan pemain Verona membuat wasit menunjuk titik putih.

Piatek pun dengan tenang mengeksekusinya meski dengan ancang-ancang yang cukup kocak sebelum menendang bola.

Milan juga kehilangan Davide Calibria di masa injury time babak kedua. Namun skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai laga, Marco Giampaolo mengatakan timnya masih punya banyak pekerjaan untuk dibenahi.

“Saya tidak akan berusaha untuk menutupi kelemahan kami. Saya tahu betul kita perlu perbaikan dan kami memiliki masalah soal hal itu,” ujar Giampaolo dikutip dari Detik.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1173328633877991424

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here