Arsenal kembali gagal meraih poin penuh pada laga lanjutan Premier League. Sempat memimpin lewat Pierre Emerick Aubameyang yang sedang gacor, dua error dari bek “The Gunners” membuat laga melawan Watford berakhir dengan skor imbang 2-2.

Pada laga yang digelar di Vicarage Road, bahkan tim tuan rumah mencatatkan sampai 31 tembakan sepanjang laga. Heran juga sebenarnya ini Arsenal sedang main di Camp Nou atau bagaimana bisa seperti itu dominasi tim tuan rumahnya.

Sebenarnya pada babak pertama, Arsenal cukup bisa mengimbangi Watford yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Meski Bernd Leno beberapa kali dapat tes seberapa jago dari para pemain Watford, tapi justru Arsenal yang memimpin dua gol melalui Aubameyang.

Aubameyang menjadi pembeda melalui sebuah serangan balik setelah Dani Ceballos memotong bola dari pemain Watford.

Sead Kolasinac yang lihai melawan maling kemudian berlari menggiring bola ke daerah pertahanan musuh karena kalau jalan sudah pasti bisa direbut lawan. Apalagi jika ia menggiring sambil kayang, pasti bola akan diambil musuh.

Kolasinac lantas mengoper bola ke Aubameyang yang berada di dalam kotak penalti. Setelah mengontrol bola sambil berputar, Aubameyang langsung melepaskan tendangan keras ke pojok gawang yang dikawal Ben Foster.

Arsenal menggandakan keunggulan di menit ke-32. Membangun serangan secara sabar dari kaki ke kaki, Ainsley Maitland Niles berhasil mengirimkan umpan ke depan gawang yang tinggal ‘dicebok’ saja oleh Aubameyang. Sambil bersin juga bisa mencetak gol mudah seperti itu.  

Tim tamu unggul 2-0 di babak pertama. Sayang pada babak kedua keadaan jadi berbalik. Arsenal ini memang cukup membingungkan.

Lini depan mereka sudah malam minggu sebenarnya. Jago sekali untuk urusan serang menyerang. Tapi berbanding terbalik, lini belakang macam malam Jumat. Begitu menyeramkan.

Bek kiri dan bek kanan sudah bagus sekali mainnya. Masing-masing menyumbang satu assist untuk gol Arsenal yang tercipta. Tapi untuk urusan bek tengah, masih menjadi masalah.

Berawal dari kesalahan operan yang dilakukan Sokratis, bola mampu direbut lawan di dalam kotak penalti sebelum diakhiri dengan tendangan keras Tom Cleverley.

Petaka benar-benar hadir 10 menit jelang laga usai setelah David Luiz melanggar Roberto Pereyra di dalam kotak penalti. Pereyra pun sukses mengeksekusi tendangan tersebut. Skor imbang 2-2 bertahan hingga akhir.

Dua error duo bek tengah tersebut membuat Arsenal kembali tekor alias merugi. Satu poin yang mereka dapat membuat Arsenal kini tertahan di peringkat ketujuh. Sementara Watford masih terpuruk di posisi juru kunci dengan baru mengumpulkan dua poin.

Usai laga, Unai Emery mengaku kesalahan bukan terdapat pada satu atau dua orang melainkan secara keseluruhan.

“Saat kami menganalisis kesalahan, kami lebih suka membahasnya secara kolektif. Saya punya tanggung jawab untuk itu.”

“Saya tidak ingin mengatakan ini salah pemain satu atau lainnya. Ini tanggung jawab saya untuk memberi mereka kepercayaan diri untuk menjalankan taktik yang kami kembangkan,” ujar Emery dikutip dari Detik.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here