Atletico Madrid harus mengakui keunggulan kakaknya yang memang jauh lebih super. Kekalahan 0-3 di leg pertama tentu bikin langkah mereka jadi makin susah untuk tembus ke final. Segalanya memang masih mungkin terjadi jika Tuhan berkehendak.

Hanya masalahnya, tim berkostum merah-biru-putih kayak lampu barber shop itu mau ikut comeback-nya Barcelona yang mana? Yang pertama atau yang kedua?

Seperti diketahui, Barca mampu membalikkan keadaan ketika menyerah 0-4 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions dari Paris Saint-Germain (PSG). Kemudian pada leg kedua, secara tak terduga mereka membalikkan kedudukan jadi 6-1, sebuah comeback paling gila dalam sejarah Liga Champios.

Sayang, langkahnya tak terulang lagi saat bertemu Juventus. Pada kesempatan kedua di perempat final ini mereka tertinggal 0-3, skornya lebih kecil dari kekalahan yang diterima dari PSG. Namun, lawannya Juventus, tim dengan pertahanan terkuat sekuat macan Biskuat.

Hasilnya, Barca cuma main imbang tanpa gol. Mereka gagal mengulang kesuksesannya menjadikan PSG sebagai dadar gulung. Nah, Atletico mau pilih yang mana?

Sejatinya mereka akan pilih yang pertama. Keyakinan itu sudah terpancar pada gelandang yang punya nama singkat, jelas, dan padat, yaitu Koke.

Koke bukan sekadar mengucap tanpa data, seperti yang suka dibicarakan para politikus ‘abal-abal’. Atletico pernah menghajar Real Madrid 4-0 di La Liga musim 2014/15. Gol Tiago Mendes, Saul Niguez, Antoine Griezmann, dan Mario Mandzukic jadi saksi bagaimana mereka mengalahkan sang kakak.

“Pada laga itu, Cristiano Ronaldo juga bermain, tapi kami menang 4-0. Semua mungkin terjadi di sepak bola, tanya saja PSG,” ujar Koke seolah meledek PSG.

https://twitter.com/TrollFootball/status/859544827138105344

Ya, kasus PSG ini memang akan terus diungkit-ungkit jagat persepakbolaan di dunia. Yang benar saja, sudah menang 4-0 kok bisa dibalikkan jadi 1-6. Tiga gol tercetak hanya dalam beberapa menit saja di akhir pertandingan. Memang, dua gol tersebut berupa penalti, tapi tetap saja yang diingat orang adalah skor dan kebodohan mereka.

Bagaimana dengan Atletico? Semua kembali pada usaha mereka. Jangan lupa, usaha tak akan berhasil tanpa disertai doa.

Main photo credit: Twitter (@detikcom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here