Segenap penggemar Liga Malam Jumat alias Liga Europa bakal kedatangan tamu spesial. Tamu itu adalah Atletico Madrid, tim yang belakangan jadi member masuk semifinal Liga Champions. Kepastian itu didapatkan Atletico usai bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Chelsea.

Los Rojiblancos” memang tak bisa berbuat banyak di laga terakhirnya. Peluang mereka lolos ke babak 16 besar sangatlah tipis, mirip dengan peluang Hary Tanoe memenangkan pemilu 2019.

Selain harus menang di markas Chelsea, Atletico meminta bantuan Qarabag untuk bisa mengalahkan Roma. Berat banget memang. Soalnya mereka terpaut dua poin dari Roma sebelum laga ini.

Meski sudah berusaha niat mau ngotot, tapi ternyata cuma sampai niat. Implementasinya malah diserang terus-terusan oleh Chelsea, seolah Atletico ini jadi lemah syahwat. Untung saja kiper Jan Oblak yang bukan pedagang seblak bisa menepis banyak peluang tuan rumah.

Atletico cuma sesekali saja membuat serangan, tapi sekalinya nyerang langsung berbahaya. Tercatat ada satu tendangan dari entah siapa mengenai tiang gawang. Lalu kemudian diselamatkan Thibaut Courtois.

Asa mereka mulai menyala saat Saul Niguez membuat gol dari jidatnya yang berada di atas mata. Tendangan sudut Koke mampu disambut dengan baik oleh Fernando Torres. Sundulan Torres lalu dibuat tembusan kepada Saul.

Pada saat bersamaan, Roma juga sudah unggul 1-0 atas Qarabag. Meski bergembira mencetak gol tapi mereka harus menghadapi pahitnya kenyataan kalau Roma tanpa Irama sedang dalam keadaan menang.

Getir-getir perpisahan dengan Liga Champions mulai dirasakan para pemain Atletico yang pada pakai sepatu bola itu. Sampai akhirnya mereka stres dan mencetak gol ke gawang sendiri.

Sebuah tusukan Eden Hazard dari belakang langsung diakhiri dengan sebuah tendangan super. Tendangan tersebut berbelok arah mengenai kaki Stefan Savic sehingga harus masuk ke gawang sendiri secara tak sengaja.

Itulah akhir dari perjalanan Atletico di Liga Champions musim ini. Sudah Romanya menang, mereka cuma main seri. Sekarang mereka mesti legowo main di kasta kedua Eropa, bernama Liga Europa.

Gitu-gitu tetaplah turnamen sepak bola yang ada duitnya jika juara. Lumayan bisa buat jajan seblak dan traktir penduduk satu kota. Alhasil, Atletico kini bertekad ingin menjuarai Liga Malam Jumat tersebut.

“Kami tidak gagal. Hal seperti ini bisa terjadi. Mereka memberikan semuanya untuk menang dan berusaha untuk lolos hingga menit akhir. Kami baik-baik saja. Saya akan memotivasi para pemain ini untuk Liga Europa,” ujar Diego Simeone, dikutip Goal. 

Sedangkan di sisi Chelsea, tampak pelatih Antonio Conte bersungut-sungut. Seharusnya mereka bisa memenangkan laga tersebut dan menjadi juara grup. Nyatanya cuma bisa main imbang yang harus diikhlaskan dan disyukuri.

“Kami pantas memenangi pertandingan. Sekarang kami harus siap menghadapi siapapun juara grup di Liga Champions. Kami mungkin akan bermain melawan Barcelona, PSG, atau Besiktas, kami mesti siap karena ini merupakan kompetisi fantastis,” ucap Conte.

Main photo: @ChelseaFC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here