Menghadapi lawan sebesar Juventus tak cukup kalau cuma latihan saja. Perlu dibarengi juga dengan makan dan istirahat yang cukup. Tapi, rupanya tak cukup juga dengan itu, bagi Atalanta mereka sampai menolak berbicara kepada wartawan.

Seperti dilansir Football Italia, kebijakan menolak dihubungi wartawan atau bahasa Italia kerennya “Silenzio Stampa” ini dilakukan Atalanta. Klub bernuansa biru-hitam sok-sokan kayak Persiram Raja Ampat itu ingin para pemainnya fokus ke pertandingan lawan Juve.

Atalanta rupanya tak mau lagi seperti keledai alias jatuh ke lubang yang sama sampai dua kali. Mereka tak mau mengulang apa yang mereka lakukan saat menjelang laga melawan Inter beberapa waktu lalu.

Ketika itu, “La Dea” takabur alias sesumbar bisa menghadapi perlawanan klub yang juga sama warna kostumnya. Mereka terlalu mengumbar banyak cerita kepada wartawan. Ternyata hasilnya mengecewakan, dibantai 1-7 kayak skor-skor tarkaman futsal.

Atalanta memang gemilang musim ini bahkan sempat menyodok ke peringkat keempat meski sekarang lagi turun ke peringkat kelima. Apalagi, tim asuhan Edy Reja itu memakai pemain binaannya sendiri seperti Mattia Caldara, Andrea Conti, Franck Kessie, dan Roberto Gagliardini yang baru pindah ke Inter.

Caldara, pemuda harapan bangsa Italia, yang tadinya terlihat super malah kebobolan banyak gol saat lawan Inter. Seolah tak bisa apa-apa selain cuma jalan kaki kesana-kemari.

Makanya, Atalanta tak mau bernasib serupa lawan Juventus di kandang sendiri pada Jumat nanti. Daripada repot menjaga mulut para pemainnya satu-satu biar tak salah ucap, lebih baik langsung melarang mereka untuk menolak diajak wawancara.

Main photo credit: Juventus.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here