Inter Milan kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya sempat mampet saat lawan Sassuolo. Tim yang suka dijuluki “Atalanta KW” itu sukses melakukan comeback dan mengalahkan Parma 2-1.

Inter memang tertinggal lebih dulu lewat pemain gacor KW-annya Didier Drogba, Gervinho. Sebuah umpan jauh silang budaya dari sisi kanan oleh Juraj Kucka langsung menusuk ke pertahanan Inter dan diterima dengan baik oleh Gervinho di sisi kiri.

Gervinho kemudian melakukan aksi penipuan dengan membohongi Antonio Candreva yang sudah melakukan sliding tackle sampai keterusan ke luar lapangan. Dia lalu ambil ancang-ancang menendang tapi enggak jadi, buat menipu Danilo D’Ambrosio sampai akhirnya menendang betulan ke gawang Samir Handanovic.

Parma sebenarnya dapat peluang emas banyak banget bahkan bisa menang 3-0 kalau semua peluang bisa dikonversi jadi gol. Namun dasar medioker memang suka begitu penyakitnya.

Penghabisannya malah Inter yang mencetak gol di sebagian akhir babak kedua. Stefan de Vrij mampu meneruskan umpan sundulan Lautaro Martinez dengan sundulan ke belakang tanpa melihat ke gawang.

Tiga menit menjelang menit ke-90, giliran Alessandro Bastoni yang menyundul bola tanpa pengawalan satpam. Dia menyambut umpan Victor Moses sekaligus membawa Inter meraih kemenangan.

Christian Stellini yang menggantikan Antonio Conte yang absen akibat hukuman sangat girang timnya bisa melakukan comeback. Ini sebuah mental yang luar biasa, katanya begitu.

“Saya pikir ini kemenangan yang pantas, karena selain kami terlalu memberikan ruang bagi Parma yang sangat berbahaya dalam serangan balik, kami mengatur jalannya pertandingan dengan baik, dengan mampu menciptakan beberapa peluang emas,” ujarnya dikutip dari Ligaolahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here