Atalanta makin memantapkan diri sebagai tim yang suka membantai lawannya. Tim sekelas AS Roma pun dihajar dengan skor 4-1. Ya maklum lah, level Atalanta kan sudah level Liga Champions. Sedangkan Roma cuma Liga Europa. Ups.

Atalanta memang rajin membantai-bantai lawannya dengan skor besar. Liverpool saja juga bisa mereka sikat 2-0 di Anfield. Memang tidak sembarangan ini timnya Gian Piero Gasperini.

Menjamu Roma, Atalanta tumben-tumbenan tidak pakai kostum biru-hitam. Mungkin takut dibilang ‘Inter KW’. Padahal yang KW itu Inter.

Kali ini mereka pakai kostum silver biar kayak manusia silver di perempatan jalan. Meski tak dibalur tinta silver seluruhnya, tidak sampai ke kaki segala. Yang silver hanya bajunya saja.

Atalanta tertinggal lebih dulu lewat gol Edin Dzeko. Sebuah umpan silang Henrikh Mkhitaryan lewat depan gawang Atalanta begitu saja. Kemudian diceploskan oleh Dzeko.

Roma punya banyak peluang yang disia-siakan yang pastinya akan menyesal kemudian. Peluang terbaik saat Leonardo Spinazzola berhadapan satu lawan satu dengan kiper Pierluigi Gollini.

Bola kemudian digantung oleh Spinazzola, namun membentur mistar. Padahal itu peluang sudah enak banget.

Tendangan bebas Lorenzo Pellegrini juga masih bisa ditepis Gollini. Begitu juga tendangan Jordan Veretout yang juga ditepis Gollini.

Petaka Roma dimulai pada menit ke-59. Selama 30 menit berikutnya Roma ampun-ampunan ke Atalanta. Atalanta bisa berubah jadi manusia super saiya.

Diawali dari gol Duvan Zapata yang tendangannya keras banget kayak kepala anak milenial. Kemudian disusul sundulan Robin Gosens yang mengembalikan skor jadi 2-1.

Tak cukup sampai di situ. Luis Muriel memanfaatkan kesalahan pemain Roma yang salah oper, bisa dipotong olehnya.

Muriel kemudian menggiring bola sampai depan gawang lalu sempat melakukan aksi 378 alias menipu kiper Antonio Mirante. Muriel seolah mau menendang padahal enggak. Bakal bete berat itu Mirante bisa di-prank begitu oleh Muriel.

Kemenangan Atalanta akhirnya ditutup lewat aksi individu Josip Ilicic. Setelah melewati dua pemain Roma, dia lantas juga menipu Chris Smalling sekaligus bikin Smalling patah pinggang.

Kemenangan ini bikin posisi Atalanta naik satu peringkat ke posisi tujuh. Jika menang laga tabungan bisa naik ke empat besar. Sementara Roma akhirnya jadi tertahan di posisi empat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here