Liburan Natal dan Tahun Baru telah usai. Hampir seluruh masyarakat usia produktif akan kembali bekerja pada minggu ini. Namun, berbeda dengan Fernandinho. Dia masih harus ‘libur’ hingga bulan depan.

Libur di sini bukan berarti dia enak-enakan di rumah, menikmati kopi panas di depan perapian, sambil menonton Bart Simpsons. Fernandinho tetap masuk latihan bersama Manchester City, tapi tidak boleh bertanding sampai awal Februari.

Ya, pemain berkulit legam itu mendapat hukuman skorsing empat laga usai melakukan tackle berbahaya terhadap pemain Burnley, Johann Berg Gudmundsson, akhir pekan lalu. Dia langsung mendapat kartu yang dikelir dengan warna merah.

Fernandinho memang tak tanggung-tanggung menjegal Gudmundsson. Dia melakukan tackle dua kaki yang bisa mematahkan kaki mulus Gudmundsson. Beruntung, Fernandinho tidak memakai ‘kaki’ satunya lagi.

Seakan tak mau kalah dengan sidang Ahok di Jakarta, City sempat melakukan banding untuk meringankan hukuman Fernandinho. Sayang, malang tak dapat ditolak, bandingnya pun ikut ditolak.

Pemain yang lancar banget bahasa Portugis itu harus absen menghadapi West Ham United di Piala FA. Selain itu, City juga akan tanpa pemain asal Brasil tersebut ketika menghadapi Everton, Tottenham Hotspur, dan West Ham. Dia baru bisa main lagi pada 5 Februari saat menghadapi Swansea.

Hobi Kartu Merah

Bagi Fernandinho, mengoleksi kartu merah merupakan hobi terbaru-nya. Selain mobil-mobilan Hot Wheels dan kartu Boboy Boi. Pasalnya, dalam enam pertandingan terakhir, mantan pemain Shaktar Donetsk itu sudah mengoleksi tiga kartu merah.

Mulai dari Borussia Moenchengladbach, Chelsea, dan terakhir Burnley menjadi korban kekerasan Fernandinho. Beruntung, dia tak sampai ditangkap tim Buser.

Mungkin baginya, kartu merah-kartu merah tersebut bisa dikoleksi dan dipajang di lemari rumahnya. Ada-ada saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here