Siapa yang tak kenal Marco Asensio, pemain muda Real Madrid yang baru dibeli tahun lalu, statusnya cuma cadangan, tapi sesungguhnya fenomenal. Bagaimana tidak, pemain debutan itu lumayan keren selama musim 2016/17. Sudah tampangnya keren, mainnya juga keren. Duh!

Asensio musim ini mencetak 10 gol dan empat assist dalam 38 pertandingan di segala kompetisi. Uniknya, dia mencetak segitu banyak gol meski tampil dari bangku cadangan.

Yang makin fenomenal dan mantap jiwa, pemuda harapan bangsa itu selalu mencetak gol dalam laga-laga debutnya. Mulai dari Piala Super Eropa, Liga Champions, La Liga, Copa del Rey, sampai Piala Eropa U-21. Hanya dalam beberapa bulan saja, dia mampu mengoleksi lima gelar trofi.

Pertanyaannya, Asensio dipungut dari mana sama Real Madrid? Presiden Madrid, Florentino Perez, kemudian mengungkapkan sebuah kisah menarik saat berusaha merekrutnya tahun lalu.

Usut punya usut, Perez menyebut ada peran krusial dari seorang petenis dunia bernama Rafael Nadal saat merekrutnya dari Real Mallorca tahun 2014. Nadal merupakan petenis asal Mallorca yang sangat jauh dari Cikupa, Tangerang, dan merupakan pendukung fanatik Madrid.

Hal itu bikin dia sering menyaksikan “Los Blancos” berlaga di Stadion Bernabeu bersama petinggi-petinggi Madrid. Hubungan baik itu berhasil dimanfaatkan Perez untuk mendatangkan gebetan-nya si Asensio itu.

Ternyata, Nadal adalah keponakannya Miguel Angel Nadal, Direktur Olahraga Mallorca ketika itu. Entah sampai sekarang masih atau enggak.

Miguel Nadal adalah pemain bola profesional pada zamannya. Generasi 90-an pasti tahu pemain ini. Dia pernah membela Barcelona pada 1991-1999 dan kembali ke Mallorca setelah itu lalu pensiun di sana. Nadal juga membela timnas Spanyol sampai 62 kali.

“Saya menelepon Nadal pada Desember 2014. Saat itu, saya minta dia berbicara dengan sang paman, Miguel Angel Nadal, yang merupakan Direktur Olahraga Mallorca,” ucap Perez kepada Onda Cero.

Ternyata, strategi lobi-lobian bukan politik itu berhasil. Nadal berhasil membujuk pamannya yang juga bernama Nadal untuk bisa membuat kesepakatan.

“Saya memberi tahu Nadal, kami ingin membeli Asensio. Kemudian, Nadal mengatakan hal yang tepat kepada pamannya sehingga kami berhasil menemukan kesepakatan dengan cepat,” lanjutnya.

Setelah itu, kesepakatan pun terjadi. Asensio pindah ke Madrid meski disuruh magang dulu di Mallorca dan Espanyol selama dua musim.

Madrid pun pantas berterima kasih kepada Nadal. Entah apa tanda terima kasihnya, tak ada yang tahu. Kalau di Indonesia, tanda terima kasih biasanya makan-makan.

Main photo: Rafaholics

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here