Arsenal seperti biasa tampil sesuai ekspetasi kebanyakan. Menjamu Eintrach Frankfurt di kandang sendiri, skuat Unai Emery takluk dari tim tamu dengan skor tipis 1-2.

Laga tadi malam benar-benar jadi “bad ebening” buat Emery yang membuat Arsenal makin kocak saja musim ini. Mungkin ini sebagai bentuk solidaritas juga kepada tim sesama Inggris, Manchester United, yang beberapa jam sebelumnya juga mengalami kekocakan di Europa League.

Padahal mainnya di kandang sendiri. Pendukung Frankfurt juga tidak ada yang diperbolehkan hadir di stadion karena hukuman yang diberikan UEFA. Tapi masih saja Arsenal kalah.

Akibat kekalahan ini, manajemen bahkan dikabarkan sudah bersiap memberikan surat PHK kepada manajer asal Spanyol itu.

Kesabaran jajaran direksi sepertinya sudah mencapai batasnya setelah Arsenal gagal meraih satu pun kemenangan di tujuh laga terakhirnya. Dua kali kalah dan lima kali imbang. Kuat sekali puasanya Arsenal ini. Kalau ada lomba lama-lamaan tak menang, sudah juara mereka.

Hasil ini membuat Arsenal gagal mengunci satu tiket ke babak selanjutnya. Kelolosan Arsenal ke babak selanjutnya harus menunggu di laga terakhir kontra Standard Liege.

https://twitter.com/brfootball/status/1200184519187415040?s=20

Bangku di Stadion Emirates terlihat cukup sepi macam kos-kosan daerah kampus saat sedang libur semester. Kecuali kosan campur yang biasanya suka ada sandal pria-wanita di luar pintu. Sepi di luar, ramai di dalam.

Arsenal yang terus menekan sejak menit awal pertandingan baru berhasil mencetak gol lewat Pierre-Emerick Aubameyang di masa injury time babak pertama.

Umpan silang Gabriel Martinelli disambar Auba dengan tendangan datar. Tendangannya sempat membentur kaki kiper Frankfurt, tapi tetap saja bola nekat masuk meski tidak diizinkan. Skor 1-0 mengakhiri babak pertama.

Frankfurt mampu menyamakan kedudukan di babak kedua melalui Daichi Kamada. Pemain yang namanya sangat Jepang ini melepaskan tendangan kotak+R2 alias placing cantik dari pinggir kotak penalti.

Daichi Kamada kembali mencetak gol sembilan menit berselang memanfaatkan bola liar di kotak penalti Arsenal. Kalau main PS sepertinya asal pencet tombol kotak saja dia. Tahu-tahu bola jadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Frankfurt.

“Kami kalah di sini, tapi untuk Liga Europa, kami punya laga terakhir untuk mencapai kelolosan. Kami menunjukkan peningkatan di babak pertama dan punya banyak peluang untuk mencetak gol, hanya saja tidak memaksimalkannya,” kata Emery dikutip dari Detik.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here