Arsenal nyaris saja gagal melaju ke babak 16 besar Liga Malam Jumat saat menghadapi Benfica di leg kedua. Pada leg pertama, timnya Mikel Arteta itu bermain imbang 1-1. Nah di leg kedua ini, mereka nyaris saja kalah 1-2. Alhamdulillah, mereka bisa membalikkan kedudukan jadi 3-2.

Ini adalah momen di mana fans Arsenal sudah pasrah melihat tim jagoannya hendak menyerah. Namun alhamdulillah, dapat berakhir dengan kata “Alhamdulillah“.

Fans Arsenal bukan lagi berkomentar sumpah serapah. Tapi sudah lebih sabar dan bijak. Seperti sudah biasa menghadapi timnya yang gemar memainkan olahraga jantung.

Bagaimana tidak sehat, Arsenal mampu unggul duluan lewat gol Pierre-Emerick Aubameyang. Sebuah umpan terobosan manis manja dari Bukayo Saka bisa bertemu dengan Auba yang diselesaikan dengan cara dicungkil tanpa menggunakan sendok sayur.

Sayangnya, Arsenal mampu di-kombek oleh Benfica lewat gol tendangan bebas Diogo Goncalves dan Rafa Silva. Yang konyol sih pada proses terciptanya gol kedua Benfica.

Sebuah tendangan jauh dari kiper Helton Leite, malah disundul tipis lembut oleh Dani Ceballos ke arah temannya yang berprofesi sebagai kiper, Bernd Leno. Saking lembutnya, selimut hotel sampai kalah.

Bola lalu diserobot Rafa Silva yang kalau di PES atau FIFA larinya cukup kencang dan lincah. Dia menggocek Leno dan menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Di sinilah titik nadir fans Arsenal. Sudah pasrah timnya kalah. Untung saja, untung saja ada Aubameyang.

Jadi ceritanya enam menit dari gol Silva, Arsenal bisa menyamakan kedudukan via Kieran Tierney. Namun skor 2-2 tidak bisa bikin Arsenal melaju. Soalnya kalah gol tandang.

Namun Arsenal wajib berterima kasih kepada Auba dan Saka di mana dua orang ini menyelamatkan fansnya dari penyakit jantung. Saka memberikan umpan lagi kepada Auba yang disundul dengan matang pada menit ke-87. Hanya beberapa menit jelang bubaran. Cukup dramatis, meski tak sedramatis Ikatan Cinta.

“Yah, saya cemas karena kami telah membalikkan keadaan dalam situasi yang sangat ketat. Apapun bisa terjadi dan kami tidak bisa melihat batas offside,” ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal disalin dari detik.

“Kesan saya adalah bahwa dia onside. Namun, saya tidak tahu, jadi perasaan saat selebrasi jelas berbeda. Yang terpenting pada akhirnya itu masuk,” jelasnya.

SHARE
Previous articleBarca Kini Menang Tiga, Fans Boleh Sedikit Lega
Next articleMilan Belum Bisa Menang, Terbantu Voucher Cadangan
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here