Arsenal nyaris saja kembali jadi bulan-bulanan netizen usai ditahan imbang Fulham 1-1 di kandang sendiri. Masalahnya, Arsenal nyaris kalah dan baru bisa membalasnya pada menit ke-97.

Arsenal sebenarnya bisa mencetak gol dua kali di babak pertama. Cuma sayang di sepak bola ada aturan namanya offside. Bahkan sudah dikembangkan lagi dengan teknologi VAR, sedikit lebih canggih dari CCTV.

Di babak kedua, tim berjuluk plesetan “Meriam Lontong” itu ketinggalan duluan lewat voucher penalti. Gabriel dianggap melakukan pelanggaran terhadap Mario Lemina. Penalti pun diambil oleh Josh Maja yang kalau wajahnya pahit bakal berubah namanya jadi Majapahit.

Arsenal terus menekan untuk mendapatkan gol balasan. Tapi lama banget menunggu gol balasan tersebut. Sampai menunggu sampai menit ke-97.

Sebuah tendangan korner bisa disambut kiper Matthew Ryan yang sampai maju ke depan demi mendapatkan gol. Bola sukses disundul tipis, lalu jatuh di kaki Rob Holding, bola ditendang bisa ditepis Alphonse Areola. Namun bola muntahannya bisa dicocor oleh Edward Nketiah.

Sungguh menyesakkan sekali bagi Fulham. Kemenangan di depan mata jadi ambyar gara-gara gol korner. Ya namanya juga takdir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here