Arsenal sepertinya sudah tidak tahu mau diapakan lagi. Benar-benar bikin speechless. Performanya makin tidak jelas saja. Bahkan tak ada lagi yang mempedulikan mereka bak remahan toples.

Kasihan sekali Arsenal. Dekade lalu jadi salah satu tim big four-nya Liga Inggris. Sekarang cuma jadi big fifteen alias penghias papan tengah klasemen.

Mereka kembali menyedekahkan poin mereka kepada yang membutuhkan seperti Everton. Menghadapi timnya Carlo Ancelotti itu, “The Gunners” keok 1-2.

Saking baiknya Arsenal, mereka bukan hanya menyumbang poin. Tapi juga menyumbang gol untuk lawan. Rob Holding maksud hati mengawal Dominic Calvert-Lewin malah bola mengenai kakinya hingga masuk ke gawang sendiri.

Tak lama kemudian Arsenal bisa menyamakan kedudukan lewat bantuan voucher penalti. Biar kelihatan ada perlawanan sedikit. Kalau 2-0 kesannya culun banget gitu.

Di penghujung babak pertama barulah Everton mengunci kemenangan mereka lewat sundulan Yerry Mina. Sekaligus mengalahkan Arsenal yang sangat mudah pada 2020 ini.

Kekalahan ini jadi kekalahan kedelapan musim ini. Dalam 10 laga terakhir mereka cuma menang sekali lawan Manchester United. Adapun dalam tujuh laga terakhir mereka belum bisa menang sama sekali.

Lucunya, Mikel Arteta tetap keukeuh kalau Arsenal masih baik-baik saja, alias on the track. Baginya, permainan Arsenal masih cukup oke meski sayangnya kalah dari lawan. Mirip coach siapa gitu yang lebih mementingkan sepak bola indah ketimbang kemenangan.

“Kami sudah lebih baik dari lawan di setiap pekannya. Sayang, tak memenangkan pertandingan. Jadi, kami harus sadar,” ujar Arteta dilansir The Sun.

Namanya lebih baik dari lawan ya artinya menang. Selama enggak menang, tandanya ente tidak lebih baik dari lawan. Arteta oh Arteta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here