Argentina akhirnya mampu mengalahkan Chile pada perebutan posisi juara setelah dua kali percobaan gagal di laga final Copa America. Kemenangan diraih Argentina pada laga peringkat ketiga dengan skor tipis 2-1 atas Chile.

Tentu saja medali ini tidak masuk dalam hitungan para juara. Sebab di mana-mana yang namanya juara hanya satu. Sementara itu status juara akan diperebutkan oleh dua tim lain yaitu Brasil dan Peru.

Namun bisa dikatakan laga itu sebagai perebutan posisi juara harapan juga. Harapan di hati para penggemar maksudnya. Sebab Argentina ini setelah sekian kompetisi banyaknya, tidak satu kali pun soalnya meraih gelar juara.

Padahal timnas mereka yang diisi sekebon talenta hebat para bintang lapangan hijau. Jadi anggap saja laga itu merupakan laga penentuan juara harapan Copa America 2019.

Apalagi Argentina juga bertemu dengan mimpi buruk mereka di final Copa America dua edisi sebelumnya yaitu Chile. Pada laga Copa America 2015 dan 2016, Argentina selalu takluk saat melawan Chile. Namun kini, semua dendam telah terbalaskan.

Pada laga yang digelar di Arena Corinthias, Argentina sudah unggul di menit ke-12 melalui Sergio Aguero yang memanfaatkan tendangan bebas buru-buru Lionel Messi. Seperti yang sering terjadi saat main FIFA.

Tanpa menunggu peluit wasit, Messi melepaskan tendangan tombol segitiga alias terobosan yang dikejar Aguero. Kalau di PES atau FIFA, bawaannya sudah pencet-pencet X karena ogah melihat replay-nya. Aguero lalu mengecoh kiper Chile sebelum mencetak gol pertama Argentina.

Hanya 10 menit berselang, Paolo Dybala menggandakan keunggulan keunggulan Argentina dengan aksi menawan. Mendapat bola terobosan Giovani Lo Celso, pergerakan Dybala yang gesit diakhiri dengan tendangan klasik L1+kotak. Skor 2-0 untuk Argentina.

Jalannya laga itu sendiri sedikit ternodai oleh kartu merah yang diterima oleh sang cyborg Lionel Messi. Kejadian itu terjadi pada menit ke-37 setelah dirinya dan Gary Medel terlibat dalam sebuah insiden perkelahian.

Perkelahian memang tak sampai baku hantam apalagi sampai pukul-pukulan helm macam di jalanan. Keduanya hanya dorong-dorongan terutama Medel yang dari wajahnya kelihatan nafsu banget kayak mau nagih utang.

Medel yang menghalangi bola dari kejaran Messi, terlihat mulai tersulut dan terpancing emosinya. Mudah sekali ia ke-trigger macam warganet +62. Medel lalu membenturkan badannya ke Messi hingga kurang lebih tiga kali.

Para pemain lantas berkerumun macam warga yang selalu ngumpul kalau ada ribut-ribut. Wasit juga tak mau kalah dan datang dengan sebuah kejutan berupa kartu merah. Messi dan Medel keduanya diusir wasit.

Ini jadi kartu kedua Messi sepanjang kariernya. Sebelumnya Messi menerima kartu merah pertamanya sekitar 14 tahun lalu pada laga timnas Argentina juga.

Chile mempu membalas satu kali lewat penalti Arturo Vidal di babak kedua. Namun skor bertahan 2-1 hingga laga usai. Usai laga, Lionel Scaloni mempertanyakan penggunaan VAR di laga itu terkait kartu merah Messi.

“Sudah jelas dia membuat keputusan yang sangat cepat, sangat aneh, dan yang terburuk adalah VAR-nya tidak memeriksanya karena untuk itulah ada VAR. VAR ada di sini untuk membantu, dan hari ini VAR tidak membantu,” ujarnya dikutip dari Detik.

https://twitter.com/themtkenyatimes/status/1147747456379183109

Sementara Messi tak terlalu memusingkan kartu merahnya. Dia lebih mengkritik kinerja wasit bahkan menuduh adanya konspirasi wahyudi kalau kejuaraan ini sudah diatur untuk kemenangan Brasil.

“Tidak ada keraguan bahwa Brasil akan menjadi juara karena trofi sudah disiapkan untuk mereka,” kata Messi seperti dikutip dari Tyc Sports.

Gary Medel juga angkat suara terkait insidennya dengan Messi. Malahan dia kompak dengan si Messi. Jadinya tidak seru, harusnya di luar lapangan diteruskan perkelahiannya. Pas konferensi pers malah damai. Aku tak suka melihat kalian akur….

Seharusnya kartu kuning untuk setiap pemain. Wasit bisa menanganinya dengan lebih baik. Messi dan saya dalam emosi, tetapi itu bagian dari permainan. Wasit menanganinya dengan sangat buruk,” Medel menambahkan.

Main photo: wfnz.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here