Paul Pogba membuat suatu pernyataan yang lumayan mengejutkan jika dibanding Lucinta Luna yang mengaku hamil. Ketika ditanya pendapatnya tentang gelandang yang lebih baik darinya, Pogba memberikan sejumlah nama populer yang terbukti jelas kualitasnya.

Namun ia menyebutkan satu nama yang pasti asing didengar oleh penggemar bola basket. Mantan gelandang Arsenal yaitu Abou Diaby menjadi salah satu nama yang dikatakan Pogba sebagai gelandang kelas dunia.

Pernyataan tersebut jelas mengundang tanya dan tak sedikit juga mengundang tawa meski bukan stand up comedy. Namun, Pogba seakan tak ragu untuk mengatakan bahwa Diaby memiliki kualitas yang luar biasa. Ia tak bercanda mengatakannya.

“Lihat dia, dia sangat luar biasa ketika di Arsenal. Orang-orang melupakan dirinya,” ujar Pogba seperti dikutip dari Liputan6.

Padahal seperti yang diketahui bahwa Diaby lebih banyak berkutat dengan cedera sehingga tidak mencapai puncak karirnya. Meski banyak yang menilai bahwa Diaby memiliki kemampuan yang luar biasa sebagai gelandang, namun meja operasi lebih akrab dengannya.

Selama membela Arsenal selama sembilan tahun dari 2006 hingga 2015, Diaby gagal mencapai performa puncak. Pemain yang tidak andal berbahasa Bali itu tampil sebanyak 124 kali untuk “The Gunners”.

Berbagai cedera pernah dialaminya mulai dari cedera ligamen lutut hingga cedera otot parah sudah pernah ia rasakan. Untuk urusan cedera hati sepertinya juga tidak terlewatkan. Entah. Selama proses pemulihan, total Diaby melewatkan 250 laga untuk tim asal London Utara.

Diaby yang kini berusia 32 tahun juga sempat membela timnas Perancis. Tetapi jumlah caps-nya pun tidak banyak. Total hanya 16 kali saja. Meskipun begitu lebih baik dari Iniesta atau  Toni Kroos yang memiliki 0 caps bersama timnas Perancis.

Saat ini Diaby berstatus bebas transfer setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Olympique Marseille tahun lalu akibat masalah cedera. Hal yang sama dengan yang dialaminya ketika bermain di Arsenal.

Banyak makan gaji buta juga sebenarnya kalau dipikir-pikir. Tetapi memang menyedihkan karier Diaby. Pemain yang digadang menjadi suksesor Patrick Vieira itu akhirnya harus menerima kenyataan bahwa ia gagal bersinar.

Pemain berwajah ganteng strategis itu pun sempat mendapat julukan “Si Kaki Kaca”. Bukan karena ia harus pulang ketika tengah malam macam Cinderella, namun karena Diaby rentan terhadap cedera. Kakinya dianggap rapuh macam terbuat dari kaca warteg.

Dibalik gagalnya Diaby berkarier, Pogba tetap menyamakannya diantara sederetan gelandang terbaik dunia. Inilah yang mengejutkan, benar-benar anti-mainstream jalan berpikirnya Pogba. Padahal pemain yang suka tidur kalau malam hari itu belum menjuarai apa-apa.

“Iniesta, Modric, Kroos, David Silva, De Bruyne, Yaya Toure, Abou Diaby. Orang-orang melupakannya, tetapi dia gelandang box to box yang luar biasa,” kata Pogba.

Bahkan, walau karier Diaby tidak terlalu mentereng, Pogba mengaku belajar banyak dari Diaby. Tentu saja yang dimaksud Pogba bukan mempelajari cara menanam palawija. Tetapi bagaimana mengimplementasikan ide pelatih ke lapangan.

“Di Timnas Prancis, dia luar biasa. Saya sangat menghormatinya. Saya tak akan melupakannya, saya belajar banyak dari dia,” ucap Pogba memuji.

Main photo: news.winner.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here