Siapa yang masih ingat Chris Kirkland? Seorang kiper asal Inggris yang jago bahasa Inggris. Namanya memang tidak mentereng-mentereng amat meski sempat digadang-gadang jadi kiper terbaik di Inggris.

Usut punya usut, pria mapan berusia 36 tahun itu mengaku pernah nyaris bunuh diri. Tentu bukan bunuh diri di pertandingan bola alias blunder, tapi bunuh diri dengan cara mengakhiri hidupnya. Ugh, mengerikan.

Belum diketahui cara terbaik untuk bunuh diri menurut Kirkland. Apakah dengan cara minum Baygon, gantung diri di pohon cabai, lompat dari apartemen lantai dua, atau menabrakkan diri ke kereta yang sedang berjalan kencang. Kalau keretanya sedang diam belum tentu bisa mati.

Cara terakhir dilakukan oleh Robert Enke, mantan kiper tim nasional Jerman dan Barcelona. Dia mengalami depresi dalam hidupnya sehingga memilih untuk bunuh diri pada 2009. Padahal, Enke hampir dipastikan mengamankan satu posisi sebagai kiper timnas Jerman di Piala Dunia 2010.

Kirkland pun nyaris menyusul Enke ke alam sana. Dia juga mengalami depresi gara-gara terus-terusan dibekap cedera. Padahal, saat itu Kirkland diprediksi sebagai penerus David Seaman.

“Saya terbayang dengan betapa dekatnya saya untuk menyudahi hidup. Itulah mengapa saya berkata, sudah saatnya berhenti bermain bola,” ujar Kirkland, dikutip Goal.

Entah bagaimana, seorang kiper bisa memiliki riwayat cedera yang lumayan parah dan sering. Padahal kerjaannya lebih banyak berdiri di depan gawang. Tidak sampai lari-larian macam Arjen Robben dan sering ditabrak lawan.

Itulah mengapa, kariernya yang sempat diawali di Coventry City sempat menjanjikan. Kirkland lalu direkrut Liverpool pada 2001. Di situlah kariernya terganggu karena cedera. Meski sempat diprediksi jadi kiper timnas, tapi caps-nya cuma sekali saja.

Bapak satu anak itu kemudian lebih banyak di bangku cadangan. Selama lima musim cuma main 45 kali saja. Hingga akhirnya pindah ke Wigan Athletic dan mulai bermain reguler di sana meski cederanya masih suka kambuhan.

Itulah mengapa image-nya Kirkland selalu identik dengan cedera. Bukan seorang kiper, boro-boro trofi kelas dunia macam Liga Champions sampai Piala Dunia.

Bahkan, kalau mau iseng ketik nama “Kirkland” di Google Image, yang keluar bukan wajahnya, melainkan botol obat-obatan. Ada-ada saja Google zaman ‘now’.

kirkland

“Saya selalu bertanya-tanya bakal seperti apa karier saya jika terbebas dari cedera. Karier saya mungkin saja lebih baik. Ketika orang menyebut ‘Kirkland’, mereka bilang ‘selalu cedera’ daripada ‘Kirkland yang memenangkan Liga Champions’,” tambahnya, miris.

Beruntung, ada keluarga yang selalu mem-back-up-nya sehingga mengurungkan niat bunuh diri. Istrinya yang seorang perempuan beserta putri kandungnya selalu memberikan semangat tanpa henti.

Kirkland kini sudah mengumumkan pensiun setelah membela klub terakhirnya bernama Bury yang kalau dalam bahasa Jawa artinya adalah “belakang”. “Mudah bagi saya untuk membicarakannya sekarang karena saya sudah melihat jalan keluar,” sambung Kirkland yang kalau bicara menggunakan mulutnya itu.

Lebih lanjut, dia menambahkan, “Ini adalah hal penting dan saya ingin orang lain serta pemain lain tahu bahwa yang mereka butuhkan hanya berbicara dengan yang lain. Saya sebelumnya tak mampu melihat jalan keluar sampai saya mulai berani membicarakannya dan di situlah Anda mulai membantu diri sendiri dan keluarga Anda.”

Main photo: Squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here