Liverpool terus melanjutkan rekor positif mereka pada laga lanjutan Premier League kala bertemu Manchester City. Bertanding di Anfield, “The Reds” menang dengan skor 3-1 atas tamunya.

Kemenangan ini membuat Liverpool belum tahu apa rasanya jadi Manchester United atau Arsenal yang sering dapat nol poin alias kalah. Dari 12 pertandingan mereka di pentas liga, Liverpool belum satu kali pun menelan kekalahan.

Padahal City ini bisa dibilang sebagai harapan terakhir umat Premier League untuk menghentikan dominasi tim asuhan Jurgen Klopp. Tapi nyatanya memang tidak semudah itu.

Apalagi Liverpool bermain di Anfield. Stadion yang satu ini memang belakangan makin angker saja. Terakhir mereka kalah pertandingan di Anfield pada liga adalah tahun 2017 lalu dari Cyrstal Palace.

Setelah itu pada 46 pertandingan selanjutnya atau lebih dari 900 hari, Liverpool belum sekalipun merasakan kekalahan. Benar-benar angker Anfield ini.

Cocok nampaknya untuk dijadikan lokasi syuting acara uji nyali. Apalagi pesertanya adalah tim Premier League lain. Baru 45 menit, mungkin mereka sudah angkat tangan ke kamera saking takutnya sama Sadio Mane. Takut digolin maksudnya.

Meski demikian jalannya laga ini cukup penuh kontroversi. Hal itu terjadi saat gol pertama Liverpool yang dicetak di menit keenam.

Saat itu City sedang melakukan serangan di kotak penalti Liverpool. Bola dari Bernardo Silva lantas sempat mengenai tangan Trent Alexander-Arnold.

Namun wasit tidak menunjuk penalti. Liverpool lantas langsung melakukan serangan balik yang berakhir dengan gol dari Fabinho. Bola liar langsung ditendang Fabinho dengan keras dari luar kotak penati.

Benar-benar bisa bikin Valentino berkata jebret sampai lima menit tidak berhenti sepertinya kalau dia yang jadi komentator. Pemain City lantas melakukan protes namun tidak digubris oleh wasit.

Liverpool lantas mencetak dua gol tambahan melalui Mohamed Salah dan Sadio Mane. Skor sudah 3-0 untuk Liverpool di menit ke-51. Gol Salah sendiri cukup dipertanyakan karena pemain asal Mesir dianggap offside.

City membalas satu kali lewat Bernardo Silva 12 menit jelang laga usai. Setelah itu kontroversi kembali terjadi kala tendanga Raheem Sterling mengenai tangan Arnold untuk kedua kalinya.

Namun wasit kembali tidak bergeming. Keberadaan VAR kembali jadi pertanyaan. Apakah benar-benar dibutuhkan atau biar keren saja liganya. Skor akhir 3-1 untuk Liverpool.

“Tanya saja ke para wasit, jangan tanya saya. Tanya ke Mike Riley orang-orang yang ada di VAR,” ungkap Pep Guardiola saat ditanya tentang keputusan wasit, dikutip dari Detik.

Sementara Klopp menilai bahwa pertandingan berjalan sangat berat.  “Pertandingan yang luar biasa. Jika anda ingin menang melawan City, anda harus punya sesuatu yang spesial dan kami harus kuat,” kata Klopp.

Kemenangan membuat Liverpool mantap di puncak klasemen dengan 34 poin. Selisih delapan dari peringkat kedua, Leicester City.

https://twitter.com/Sporf/status/1193595204550483969?s=20

Main photo: naslovi.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here