Terjawab sudah teka-teki siapa yang akan jadi tukang meracik strategi untuk Napoli pada musim depan. Maurizio Sarri yang belakangan sempat berselisih dengan presiden Napoli, akhirnya resmi kena PHK. Perannya sebagai pelatih “I Partenopei” digantikan oleh Carlo Ancelotti.

Masa depan pelatih yang doyan ngelepus alias sebat alias merokok itu memang belakangan terus dispekulasikan. Pada waktu itu Sarri tidak memutuskan untuk bertahan di Napoli atau mencari pekerjaan di klub lain yang belum tentu ada lowongannya di Jobstreet.

Napoli tentunya tidak mau digantungin begitu saja. Mereka butuh kepastian. Pilih lanjut atau berpisah selamanya. Apalagi, Sarri sempat mendapat angin sepoi-sepoi dari Chelsea.

Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kisah kasih yang telah berjalan selama tiga tahun. Presiden klub Aurelio De Laurentis tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih karena telah memberi kontribusi besar untuk klub.

“Saya berterima kasih kepada Maurizio Sarri atas dedikasinya yang besar untuk Napoli, yang memberikan kegembiraan dan kebanggaan kepada kota ini dan semua fans Napoli di seluruh dunia, menciptakan sebuah gaya sepakbola yang menghibur semua orang. Bravo Maurizio,” kata De Laurentiis bukan dalam bahasa Minang dikutip dari Detik.

Sejak menukangi Napoli di tahun 2015, Sarri lumayan mengangkat performa ke klub yang lebih baik dengan terus membawanya ke tiga besar. Bahkan pada musim 2017/2018 ini mereka sempat menjadi ancaman serius bagi Juventus sebelum akhirnya terpeleset secara kocak dan berakhir gagal angkat trofi.

Pada musim ini juga Napoli berhasil meraih total 91 poin. Sebuah angka yang sulit dicapai dalam permainan bulu tangkis walaupun bermain sampai deuce. Total poin itu menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah klub. Sarri juga menjadi pelatih pertama yang membawa Napoli meraih poin sebanyak itu tanpa meraih gelar scudetto. Ironis.

Sarri menjalani 148 pertandingan bersama Napoli di mana 98 diantaranya berhasil mencetak gol lebih banyak dibanding lawan, 25 kali sama kuat, dan 25 kali terpaksa takluk. Napoli tampil lumayan ‘greget’ di bawah arahannya dengan mencetak 318 gol dan kemasukan 143 gol.

https://twitter.com/Squawka/status/999351379293540352

Tidak lama setelah putus dengan Sarri, ternyata Napoli sudah punya pengganti bernama Ancelotti. Belum dipastikan apakah Ancelotti sebenarnya jadi orang ketiga yang merusak hubungan rumah tangga Sarri dengan Napoli. Kita tunggu saja siapa tahu akan keluar beritanya di acara Rumah Uya Investigasi atau acara Kiss – Kisah Seputar Selebriti.

Pasalnya, tak menunggu waktu lama bagi Napoli untuk menjomblo. Tahu-tahu Ancelotti langsung diumumkan sebagai allenatore baru dengan durasi kontrak selama tiga tahun.

“Napoli dengan gembira mengumumkan kesepakatan dengan pelatih Carlo Ancelotti untuk memimpin tim utama dalam tiga musim ke depan dan dimulai pada 2018/2019,” tulis Napoli di situs resmi mereka.

Ancelotti sempat menjadi pengangguran usai dipecat oleh Bayern Munchen pada 2017 lalu. Pelatih yang bisa membaca buku dalam bahasa Italia itu kembali ke Serie A setelah hampir satu dekade melalang buana. Sebelumnya ia sempat melatih Reggina, Parma, Juventus, dan AC Milan.

Kedatangan Ancelotti yang wajahnya sekilas mirip Din Syamsudin itu tentu membuat kompetisi makin tambah menarik. Sudah rada bosan juaranya Juventus lagi Juventus lagi.

Napoli sebelumnya sempat dibesut pelatih berkelas juga macam Rafa Benitez. Tapi selain Benitez, bisa dibilang pelatih-pelatih yang ditunjuk hanya pelatih-pelatih kelas lokal macam Edy Reja, Walter Mazzarri, dan Sarri. Ketiganya bertalenta, tapi pengalamannya belum selevel Benitez dan Ancelotti.

Dengan kehadiran Ancelotti, Napoli akan semakin serius menantang Juventus musim depan. Asal saja tidak melakukan hal bodoh lagi seperti melakukan perayaan berlebihan yang belum waktunya.

https://twitter.com/enrydd/status/999365809943261185

Main photo: Sports Illustrated

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here