Pemain baru Inter Milan, Stefano Sensi, langsung kaget saat menerima porsi latihan dari pelatih anyar, Antonio Conte. Latihan yang diberikan Conte ternyata cukup berat meski tak seberat menanggung beban cicilan sendirian.

Sebagai anak baru, tentu Sensi berharap pada “hari pertama sekolah” bisa langsung pulang cepat. Cuma perkenalan, salam-salaman, lalu pulang. Sayangnya itu cuma harapan.

Sensi memang tidak diospek atau kena MOS yang suka aneh-aneh itu. Dia menjalani latihan sama seperti siswa-siswa lama pada umumnya. Cuma, jangan lupa kalau Inter juga punya guru baru, yakni si Conte itu.

Latihan ala Conte yang sangat berat itu memakan korban. Rekan Sensi, Matteo Politano, mengalami ketegangan fleksor di paha kanannya. Alhasil, Politano absen saat Inter bersua Legano dalam laga pramusim.

“Kami memang tampil baik hari ini, namun latihan sepekan ini tidaklah mudah,” ujar mantan gelandang Sassuolo tersebut dikutip Liputan6.

https://twitter.com/Inter/status/1149196622221459457

Untung saja, meski latihannya keras si Conte ini termasuk guru baik. Tidak begitu galak macam guru-guru fisika. Anak muridnya masih dididik dengan baik tidak asal-asalan melempar spidol ke wajah siswa.

“Secara pribadi, ini menjadi motivasi buat saya. Metode latihan Antonio Conte memang keras, namun dia membiarkan pemainnya nyaman. Ini jelas membuat saya semangat untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik,” tambah Sensi yang mencetak satu gol ke gawang Lugano. 

Selain menerapkan latihan keras, Antonio Conte berniat membuat pemain Inter lebih disiplin. Mantan pelatih Juventus itu juga sempat menggelar latihan tertutup di Lugano pada akhir pekan lalu demi mewujudkan hal tersebut.

Mantannya Juventus itu memang berkali-kali mengatakan kepada timnya jika tantangan Tim Biru-Hitam pada musim ini besar. Mereka harus menghentikan superioritas kebosanan Juventus yang sudah delapan kali meraih titel juara Serie A.

Main photo: Inter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here