Daniel Alves menceritakan pengalamannya kala bermain satu dengan Lionel Messi. Menurutnya Messi bakal ‘hilang’ dari permainan jika terlalu lama tidak mendapat bola. Ada-ada saja. Betul-betul “bola adalah teman”.

Saat masih bersama bermain di Barcelona, Alves pernah terlibat suatu diskusi dengan pelatih Pep Guardiola. Tentu saja bukan untuk membicarakan dunia perlendiran, melainkan strategi yang akan dimainkan Barca nantinya di lapangan.

Saat itu Alves dan Guardiola membicarakan tentang strategi terbaik untuk bermain dengan seorang Messi. Seperti diketahui, saat Alves melakukan overlapping untuk membantu serangan dari sisi sayap, ia dan Messi kerap kali terhubung.

Guardiola kerap kali mengimbau Alves agar tidak terus mengumpan ke sisi sayap. Pep menginstruksikan Alves agar lebih sering mengumpan ke area tengah.

Tapi Alves ini waktu kecil sepertinya masuk golongan bocah bader. Dibilangin sulit banget. Ia tetap mengalirkan bola ke sisi sayap apabila Messi berada di posisi tersebut.

Apa yang dilakukan Alves sendiri juga beralasan. Ia mengaku sudah menyadari bahwa penting untuk ‘menjaga’ Messi tetap terlibat dalam permainan.

https://twitter.com/Sporf/status/1148698086316765185

Menurut Alves, Messi bakal kehilangan irama jika tidak mendapat bola lebih dari dua menit. Itu berarti, nama Messi bisa menyaingi Raja Dangdut Rhoma Irama. Menjadi Messi Irama. Krik.

Sudah kecanduan bola sepertinya Messi ini. Mirip dengan kelakuan para pemadat, jadi sakau jika tak ada barang. Keringat dingin, menggigil, suasana hati jadi tak enak, tahu-tahu jual barang-barang di rumah.

Mungkin begitu juga yang terjadi dengan Messi. Kalau kelamaan tidak memegang bola, dia jadi ‘sakau’. Keringat dingin, mata merah, dan gelisah, taunya kebelet buang air.

Jelas sudah pada kondisi kecanduan berat sepertinya kalau paling lama dua menit harus kembali dapat bola. Tapi kalau sudah dapat bola kembali, jadi normal seperti semula.

“Saya sangat sering bekerja sama dengan Messi di lapangan namun Guardiola menginginkan strategi yang berbeda,” kata Alves seperti dikutip CNN Indonesia.

“Kemudian saya terpaksa berbicara dengan Guardiola: maaf pelatih jika Messi tak memegang bola selama dua menit maka dia akan keluar dari irama permainan. Lalu dia (Guardiola) setuju.”

Kemagisan Messi di Barcelona memang sudah tidak bisa dipungkiri. Kerap kali “La Pulga” menjadi pemecah kebuntuan ataupun pemberi assist bagi gol rekannya.

Main photo: @shotongoal247

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here