Liga Champions beberapa tahun ke belakang ini menjadi kurang seru seperti acara Inbox. Bagaimana tidak, dalam tiga edisi terakhir peraih gelar selalu dari tim yang sama. Selalu tim Eropa pula, tidak pernah dari benua lain juaranya. Lebih parah lagi adalah tim Spanyol yang selalu mendominasi belakangan ini.

Sebab dari itu, pelatih Juventus yaitu Massimiliano Allegri percaya bahwa sebuah tim tidak cukup mengandalkan taktik dan strategi untuk memenangkan Champions. Ia percaya bahwa ada faktor lan yang dibutuhkan. Bukan faktor prima yang sering keluar pada soal matematika, melainkan faktor keburuntungan.

Ia menilai bahwa Barcelona dan Real Madrid terlalu mendominasi kompetisi tersebut dalam satu dekade terakhir.

Hal tersebut sepertinya bukan tanpa alasan. Bahkan bisa dibilang dendam pribadi mungkin. Seperti diketahui bahwa Juventus sempat masuk ke final Champions pada tahun 2015 dan 2017 lalu. Namun “Bianconeri” nyatanya takluk di tangan dua raksasa Spanyol itu. Kalah oleh Barcelona di tahun 2015 dan oleh Madrid pada tahun lalu.

Allegri menilai bahwa sulit untuk menghentikan dominasi dua raksasa Spanyol itu. Mantan pelatih AC Milan itu mengatakan bahwa tim butuh sedikit keberuntungan di partai puncak.

“Suatu kali kami menghadapi Madrid di final dan kalah, yang lain kami bertemu Barcelona dan kalah. Sulit untuk menang, dan Anda juga butuh sedikit keberuntungan untuk memenangkan final. Mungkin tahun depan akan menjadi saat yang tepat,” kata Allegri seperti dikutip dari Liputan6.

Sebenarnya cukup mudah jika mau beruntung.  Tinggal pasang saja Maneki Neko alias patung kucing yang tangannya melambai namun tidak ngondek itu. Seperti yang banyak di toko-toko kelontong. Namun hal tersebut sepertinya belum pernah dicoba oleh Allegri ketika pertandingan.

https://twitter.com/bet365/status/994320244830285829

“Dalam 11 tahun terakhir, Madrid menang empat kali, Barcelona menang empat kali dan masing-masing satu untuk Inter Milan, Bayern Munchen dan Chelsea. Dalam 11 tahun terakhir Cristiano Ronaldo telah menjadi pencetak gol terbanyak enam kali, Lionel Messi lima kali, dan Ballon d’Or selalu mereka kuasai,” Allegri menambahkan.

Allegri juga mengatakan bahwa mencoba untuk memutus dominasi Madrid adalah hal yang sulit. Juventus yang telah coba lagi tiap tahun macam gosok rezeki Ale-Ale tapi masih belum berhasil.

“Masuk ke final dan mengganggu statistik ini sulit. Juventus telah mencoba, dalam empat tahun terakhir kami adalah satu-satunya tim yang telah menyingkirkan Real Madrid, tiga lainnya mereka tampil di final.”

Pada musim lalu sendiri Juventus juga tersingkir oleh Real Madrid di babak perempat final Liga Champions. “La Vecchia Signore” kalah secara dramatis oleh Madrid dengan agregat 3-4.

Main photo: news.thefantasyfootball.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here