Alexis Sanchez akhirnya resmi di-kick oleh Manchester United dan diterima dengan baik oleh Inter Milan. Alexis fix pindah ke Inter dengan status pinjaman, tapi tanpa jadi HM (Hak Milik) kemudian.

Negosiasi antara MU dan Inter memang berlangsung alot seperti gorengan warteg. Bahkan, salah satu klausul opsi pembelian permanen di akhir musim sebesar 15 juta euro akhirnya dihapus.

Itu artinya, Alexis tidak bisa jadi HM oleh Inter. Dia harus dikembalikan tepat waktu. Tidak ada lagi alasan-alasan standar macam “oiya, lupa!” macam pinjam kabel casan dari teman.

Inter juga wajib membayar separuh gaji Alexis selama semusim ini. Mereka berdua patungan untuk bayar Alexis. Mau Alexis saja pakai patungan, ada-ada saja. Padahal tinggal datang ke Jakarta Utara, tidak terlalu mahal sudah bisa masuk. Tapi ya lumayan lah daripada disuruh bayar penuh.

“Kami  bisa mengonformasi bahwa Alexis Sanchez gabung Inter Milan dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2020. Kami berharap Alexis Sanchez mendapatkan yang terbaik di Italia,” tulis MU melalui akun Instagram klub.

Sanchez menjalani 19 bulan yang suram, payah, buruk, dan kata-kata negatif lainnya di Old Trafford sejak meninggalkan Arsenal pada Januari 2018. Dia tercatat hanya menyumbang lima gol dalam 45 penampilan di MU.

Dia bahkan hanya mencetak dua gol, satu kali di Premier League, sepanjang musim lalu. Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer sudah menegaskan tak punya tempat di skuat utama Setan Merah untuk Sanchez pada musim ini. Kasihan sekali, Yang Mulia.

Solskjaer ingin memberikan kesempatan lebih kepada penyerang muda MU, Mason Greenwood, untuk menjadi andalan di lini serang. 

Alexis Sanchez bakal menjalani periode kedua di Serie A. Sebelumnya, dia pernah memperkuat Udinese pada 2008 hingga 2011. 

Main photo: Pandit Football

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here