Pemain baru Arsenal, Thomas Partey, akhirnya membeberkan alasan mengapa dirinya tidak memakai nama “Partey” di jersey-nya yang asli itu, bukan KW-KW. Sebelumnya memang banyak pertanyaan dari wartawan Inggris soal itu.

Di Inggris, memang biasanya selalu menggunakan nama belakang atau family name. Jarang ada yang pakai nama depan macam orang Indonesia.

Pemain asal Ghana itu memang sudah lama menggunakan nama “Thomas” ketika di Atletico Madrid. Main PS saja, nama yang muncul juga Thomas.

Sepintas langsung kepikiran apakah yang main ini sejenis kereta api warna biru yang ada wajahnya. Atau malah yang keluar ini Jeremy Thomas yang ganteng pisan mirip Luis Figo. Tapi ternyata beda banget. Thomas yang ini bentukannya manusia berwajah ganteng-ganteng serigala.

Ternyata memang alasannya sesederhana itu. Partey sudah kebiasaan pakai nama “Thomas” tanpa dilanjutkan “and Friends” atau “Djorghi” di belakangnya.

“Saya melihat ada begitu banyak pertanyaan tentang Partey di mana-mana dan bahkan fotografer bertanya mengapa saya tidak memakai nama Partey di jersey,” kata Partey, dikutip Goal.

Ya memang suka-suka saja, mau kasih nama apa di jersey. Kalau di Indonesia mungkin sudah pakai nama tongkrongan, misalnya Partey dipanggil ‘Utey’, ‘Apar’, atau ‘Tetey’. Mau kasih nama yang enggak mirip dengan Thomas Partey seperti ‘Sule’ atau ‘Ucok’ juga boleh saja.

“Saya mengatakan itu karena saya sudah memakai nama Thomas sejak awal dan orang-orang lebih mengenali saya sebagai Thomas, jadi saya merasa perlu untuk melanjutkan pemakaian Thomas.”

Jadi ya kalau misalnya dia sejak kecil dipanggil “Ucok” macam nama anak Batak, pastilah dia akan gunakan nama “Ucok” di jerseynya. Sayangnya, dari kecil dia sudah disapa “Thomas”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here