Gelandang yang begitu dikenal lekat sebagai otak gaya permainan L1+X terus-terusan alias tiki-taka alias Xavi Hernandez, mengakui bahwa CLBK dengan Barcelona adalah impian dirinya dan suatu saat ingin balikan dengan sang mantan.

Nama Xavi memang sudah Barca banget pokoknya. Kalau bicara Barca pasti ingat Xavi. Begitu pula sebaliknya.

Pemain yang satu ini memang jadi andalan Pep Guardiola saat mengubah Barcelona menjadi tim rasa-rasa editan Winning Eleven.

Setelah pensiun, Xavi kini melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Jelas bukan pelatih lumba-lumba di Ancol. Saat ini ia menangani klub asal Qatar, Al Sadd.

Saat Ernesto Valverde kena PHK, nama Xavi memang sempat masuk dalam bursa pelatih baru Barcelona saat itu.

Pada akhirnya Barcelona menunjuk Quique Setien sementara Xavi lanjut menangani Al Sadd.

Barcelona sendiri kini gagal menjadi juara Liga Spanyol, kalah bersaing dengan Real Madrid. Nama Xavi pun kembali muncul untuk bisa kembali ke Camp Nou sebagai pelatih.

Xavi menegaskan bakal menghormati kontraknya di Al Sadd. Namun, ia mengaku bahwa CLBK dengan Barcelona, yang notabene mantan klubnya, adalah mimpinya.

“Aku tak bisa menutupi hasrat untuk melatih Barcelona. Aku selalu bilang bahwa tujuanku ya melatih Barcelona. Itu rumahku dan mimpiku juga,” kata Xavi kepada Marca.

“Tapi, saat ini aku fokus bersama Al Sadd. Aku siap menyambut musim baru mendatang,” jelasnya.

“Pertama, Setien harus dihormati. Aku berharap yang terbaik buat klub,” lanjut Xavi.

“Terkadang klub bermain bagus, kadang tidak. Tapi saya suka rencana Setien, yang menekankan kontrol bola dan pemainan. Kadang tidak berjalan karena lawan, tapi kita sudah melihat beberapa permainan yang bagus di bawah kepelatihan Setien,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here