Sebuah insiden yang melibatkan penonton dan Mario Balotelli terjadi kala Brescia bertandang ke markas Hellas Verona di Stadion Marc Antonio. Aksi rasiallis ditunjukan para pendukung tuan rumah membuat Balotelli sempat meninggalkan lapangan pertandingan.

Ternyata di negara dimana sepakbola telah maju seperti Italia sana, kelakuan penonton yang norak nan ndeso memang dimana-mana masih ada saja. Jangan-jangan mereka semua penonton bayarannya Tukul Arwana yang ditransfer langsung dari Pondok Indah.

Insiden terjadi pada babak kedua saat Brescia tertinggal 0-1 dari tuan rumah. Pada menit ke-54, Balotelli yang sedang menguasai bola di ujung lapangan daerah lawan, mendapat sorakan berada rasialis.

Mungkin memang binatang semua yang berteriak itu bukan manusia. Padahal binatang sepertinya dilarang masuk stadion. Tentu saja mendapat tekanan seperti itu, emosi Balotelli langsung meledak.

Striker “Why Always Me?” tersebut langsung mengambil bola dan menendangnya ke arah tribun suporter yang pada norak tersebut.

Usai menendang bola, Balotelli lantas langsung meninggalkan lapangan dan akan meninggalkan pertandingan.

Tapi Balotelli tampak dicegah oleh rekan satu tim dan pemain lawan. Mereka berusaha meyakinkan Balotelli untuk tetap berada di lapangan dan melanjutkan pertandingan.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1191241163283537920?s=20

Wasit Maurizio Mariani juga sempat menghentikan pertandingan dan justru memberi Balotelli kartu kuning. Kalau Balotelli saja kartu kuning, seharusnya penonton dapat kartu merah. Double kalau bisa kartu merahnya biar dilarang masuk ke stadion seumur hidup.

Keputusan Mariani juga disusul dengan sebuah pernyataan dari pihak stadion melalui pengeras suara. Mereka mengancam akan memberhentikan pertandingan jika suporter tidak berhenti menyoraki Balotelli.

Balotelli sendiri pada akhirnya mampu mencetak satu gol di laga itu. Namun sumbangan gol Balotelli tak mampu menghindarkan Brescia dari kekalahan 1-2 atas tim tuan rumah.

“Terima kasih kepada setiap rekan-rekan, di lapangan dan di luar lapangan untuk solidaritas terhadap saya dan untuk semua pesan yang diterima dari penggemar,” kata Balotelli di akun Instagram miliknya, dikutip dari CNN Indonesia.

“Terima kasih yang tulus dari saya. Kalian terbukti benar-benar manusia sejati, tidak seperti mereka yang melakukan rasialisme. #Notoracism,” lanjutnya.

Main photo: @bbcsport

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here