Setelah tiga kekalahan beruntun serta diikuti hasil imbang, kini Atalanta akhirnya mendapatkan tiga poin pertama mereka. Menjamu Dinamo Zagreb di San Siro, “La Dea” menang dengan skor 2-0.

Atalanta ini memang bisa disebut sebagai anak kemarin sore di ajang Champions. Entah sudah berapa lama mereka tidak pernah merasakan bagaimana rasanya mendengar lagu “the champiooooons” sebelum bertanding.

Musim ini mereka akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjajal kompetisi elit antar klub Eropa.

Tapi ternyata para senior Atalanta di Grup C Liga Champions ini cukup galak-galak. Sama anak baru tidak ada rasa kasihannya barang sedikit. Langsung di-bully Atalanta pada tiga pertandingan pertama.

Selama tiga laga awal itu Atalanta terus menelan kekalahan. Hingga akhirnya pada pekan keempat, mereka berhasil meraih poin pertama mereka di Champions mungkin setelah berapa puluh tahun lamanya.

Hingga akhirnya pada laga keenam Champions, mereka tahu juga bagaimana senangnya bisa meraih tiga poin di Champions. Kini sudah boleh mereka pada posting-posting di Instagram Story dengan caption “three poin!”

Meski baru mendapat empat poin dan tetap di peringkat buncit, setidaknya Atalanta kini sudah merasakan kemenangan di Champions. Tidak penasaran jadinya. Ibarat pergi ke monas, nanggung rasanya kalau tidak naik lift ke atasnya.

“Akhirnya kami bisa menikmati malam sesuai dengan keinginan kami. Gol dari Papu Gomez datang setelah ia melewatkan banyak peluang emas dan mampu membuat para pemain jauh lebih bersemangat. Kini, kami yakin bisa melaju ke babak 16 besar,” ungkap Gian Piero Gasperini dikutip Football5star dari laman resmi UEFA.

Gol pembuka Atalanta di laga itu dicetak Luis Muriel melalui titik putih di menit ke-27 setelah dirinya dilanggar. Tendangan Muriel gagal dibaca dengan baik oleh kiper Zagreb.

Satu gol Atalanta lainnya dibuat Papu Gomez melalui sebuah aksi individu yang cukup cantik. Dengan goyangan R3 kalau main PS, sebuah gocekan dihasilkan Gomez yang diakhiri dengan nutmeg sebelum melepaskan tendangan keras ke arah gawang.

Hingga laga usai skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Atalanta. Klasemen peringkat dua sampai empat Grup C masih sengit dengan selisih hanya dua poin.

Laga terakhir menjadi penentuan Atalanta yang akan menghadapi Shaktar Donetsk. Kemenangan jadi harga mati mereka untuk lolos ke 16 besar sambil berharap Dinamo Zagreb ditaklukan oleh Manchester City.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here