Ajax Amsterdam sukses meraih tiga poin pada laga pertama Champions League mereka. Menjamu juara harapan Ligue 1 musim lalu, Lille, “De Godenzonen” menang dengan skor telak 3-0 pada laga yang digelar di Johan Cruijff Arena.

Pada musim lalu, Ajax ini jadi salah satu tim yang mencuri perhatian setelah menjungkalkan banyak tim besar. Setelah Real Madrid, lalu Juventus yang jadi korban klub asal Belanda tersebut.

Wajar saja setelah bursa transfer dibuka, Ajax ini macam ikan asin yang ditaruh di depan ngicuk alias kucing-kucing. Pemain-pemain kunci mereka diburu oleh klub-klub raksasa Eropa.

Ada yang pergi, ada yang bertahan. Tapi tetap saja Ajax performanya masih mengesankan.

Lille yang pada musim lalu merupakan runner-up Ligue 1, dibuat tak berkutik di Amsterdam. Padahal secara statistik peluang, kedua tim sebenarnya cukup berimbang.

Tapi kelihaian Andre ‘Havana’ Onana di bawah mistar gawang Ajax yang jadi pembeda. Tercatat beberapa kali kiper asal Kamerun itu mengagalkan peluang tim berlambang jaing alias anjing tersebut.

https://twitter.com/FootbaII_HQ/status/1174042413230448645

Gol pertama Ajax sendiri tercipta berkat sundulan rekrutan anyar Ajax di musim panas lalu yaitu Quincy Promes.

Promes dengan mudah menanduk bola hasil umpan Nicola Tagliafico yang melengkung macam janur kuning pernikahan mantan. Skor 1-0 bertahan hingga akhir paruh pertama.

Babak kedua baru berjalan lima menit, rekrutan baru Ajax lainnya yaitu Edson Alvarez menggandakan keunggulan. Dari sudut sempit, Alavarez melepakan sebuah sliding shoot alias tendangan sambil nyerosot di rumput.

Tagliafico menutup pesta kemenangan Ajax melalui golnya di menit ke-62. Umpan sepak pojok Hakim Ziyech mampu disundul Tagliafico dengan kepalanya sendiri, bukan kepala orang.

Hingga laga usai, skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Ajax. Tim asuhan Erik Ten Hag memimpin klasemen dengan tiga poin diikuti Valencia dengan jumlah poin yang sama.

“Para pemain memiliki hasrat untuk terus menekan lawan. Beberapa pemain ingin secepatnya berada di daerah lawan, tapi ada kalanya kami harus memainkan tempo dan menahan bola,” ujar Ten Hag dikutip dari Fox Spots Asia.  “Selanjutnya kami harus bermain lebih pintar.”

https://twitter.com/MexNexGen/status/1174074721274454016

Main photo: @edsonalvarez19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here