Liverpool masih terus menjaga rekor 100 persennya dari tujuh pertandingan yang digelar di Liga Primer. Perjalanan sudah sedikit lagi untuk meraih gelar Liga Primer pertama kalinya, tinggal 31 pertandingan lagi!!

The Reds” sejatinya tampil cukup kesulitan saat bertamu di kandang Sheffield United. Entah karena mereka pakai kostum hitam, jadinya kurang greget. Sheffield berulang kali merepotkan pasukan Juergen Klopp.

Sayangnya keberuntungan masih ada di pihak Liverpool. Mereka menang 1-0 lewat gol tunggal Giorginio Wijnaldum, seorang manusia yang tidak bisa menjilat jidatnya sendiri.

Liverpool yang suka dipelesetkan jadi “Loserpool” itu punya beberapa peluang di babak pertama. Salah satunya lewat kaki Saman alias Sadio Mane yang sudah dapat operan enak dari Roberto Firmino. Sayangnya, bola malah ditendang ke tiang gawang.

Di babak kedua, keberuntungan benar-benar didapat Liverpool. Sebuah tendangan pertama kali alias first time Wijnaldum gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Dean Henderson.

Padahal, tendangannya tidak kencang-kencang amat. Ya sebenarnya kencang juga sih kalau kena gebok pas di hidung. Tapi bagi ukuran kiper luar negeri, bola segitu harusnya bisa ditangkap dengan mudah. Soalnya tendangannya pas ke arah pelukan dada begeng Henderson.

Entah apa yang ada di pikiran Henderson, apakah gara-gara punya nama yang sama dengan Jordan Henderson? Entah. Yang jelas bola malah molos dari tangkapannya dan melewati celah kakinya. Bola pun masuk menggelinding ke gawang sendiri.

Inilah yang namanya takdir. Padahal Sheffield bisa saja menahan imbang Liverpool, minimal membuat Liverpool kehilangan poin pertama kalinya musim ini. Tapi apa daya memang takdirnya begitu. Gara-gara ‘agen ganda’ Liverpool bernama Dean Henderson, Liverpool masih mendulang poin penuh.

Klopp sendiri mengakui kalau Sheffield sebenarnya layak mendapat satu poin. Soalnya ulah mereka bikin Liverpool kerepotan.

“Dengan segala hormat kepada Sheffield, mereka tampil sangat bagus selama hampir 95 menit. Mereka memiliki cara yang tepat untuk menjadi lawan yang benar-benar membuat tak nyaman,” kata Klopp, dikutip CNN Indonesia.

“Jika pertandingan berakhir imbang, saya akan mengatakan itu sebagai hasil yang pantas untuk Sheffield tapi kami juga layak menang. Kami juga tidak pantas kalah. Saya cukup senang kami mampu meraih tiga poin dari Sheffield.”

Main photo: LFC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here