Paulo Dybala yang belakangan mempopulerkan selebrasi ala-ala topeng, menginspirasikan bocah-bocah sekolah dasar (SD) untuk melakukan hal serupa. Salah satu SD di Jawa Tengah (Jateng) yang entah di mana lokasi detailnya, mem-posting selebrasi tersebut hingga membuat si empunya gaya terkesan.

Adalah Husnul Khotimah, seorang guru muda yang cukup kece yang mem-posting-nya di akun Instagram miliknya. Husnul yang belum diketahui berapa usianya itu adalah seorang Juventini -sebutan bagi suporter Juventus-, atau Juvedonna sebutan untuk suporter ceweknya.

Lewat akun @donnautypaulodybala1897 yang panjang banget kayak birokrasi pengurusan surat tanah, Husnul mem-posting fotonya bersama murid-muridnya yang sepertinya terlihat terpaksa itu.

Mereka meniru gaya Dybala yang menutup setengah mukanya dengan jari khas The Jak. Husnul kemudian menggunakan hashtag #dybalamask untuk menarik perhatian Dybala.

husnul
Ini dia postingan yang heboh itu. (Instagram: @paulodybala)

Belum diketahui juga SD mana yang jadi lokasi pengambilan foto tersebut. Apakah SD 01 pagi atau SD 01 petang. Atau bisa juga SD swasta. Tapi berdasarkan tempat kerjanya, bu guru Husnul mengajar di SDN Kretek 04 di Bumiayu, Jawa Tengah.

Yang pasti, seluruh murid sekelas yang mungkin juga tak tahu kenapa disuruh begitu, mau saja diminta oleh si bu guru bergaya ala Dybala yang masih misterius itu. Apalagi, ada video juga kalau si ibu guru mengajari yel-yel andalan Juve berbahasa Italia yang suka ada di J-Stadium, yang jauh lebih megah dari Jatidiri Stadium itu.

Ada-ada saja bu guru yang satu ini, mungkin stok lagu daerahnya sudah habis diajarkan kepada murid-muridnya. Jadilah lagu nasional kebangsaan Juventus Club Indonesia (JCI), organisasi resmi suporter Juve di Indonesia disebarluaskan ke murid-muridnya itu.

Husnul sepertinya berusaha mem-brainwash Juventus sejak usia dini. Mengalahkan kampanye pelestarian flora dan fauna karyanya artis Zumi Zola yang kini jadi Gubernur Jambi. Mungkin agar murid-muridnya tak terjerumus membela klub-klub tetangga macam Inter dan Milan.

Semua postingan di Instagram-nya juga rata-rata berbau Juve. Husnul sepertinya seorang Juventini garis keras atau hardcore yang bersuara paling lantang saat tim idolanya bertanding di depan layar kaca.

Dybala yang fasih banget berbahasa Argentina itu memang sengaja memberikan kuis iseng-iseng berhadiah kepada suporter Juve. Kalau menerima posting #dybalamask hingga 2.000 butir, dia akan mengungkapkan alasan di balik selebrasinya itu.

Namun, dari sekian banyak foto yang dia terima, ternyata Dybala jatuh hati pada Husnul. Mungkin dia senang dengan yang jilbab-jilbab ala muslimah. Mungkin juga sebentar lagi mereka bisa japri-an. Tidak ada yang tahu. Yang pasti, Dybala pun me-repost unggahan Husnul di akun instagramnya @paulodybala.

“Foto ini datang dari Indonesia! Terima kasih! unggah foto kalian dengan pose ini dan tulis #dybalamask. Ketika saya sudah mendapatkan 2.000 foto dari kalian dengan gaya tersebut, saya akan mengungkap maksudnya di halaman Facebook resmi saya!” tulis Dybala dalam bahasa Italia, sok-sok-an bikin campaign.

Hanya dalam sekejap akun-akun kloning Husnul pun muncul menyerupai akun resminya Husnul. Hanya beda di angkanya saja 1897 menjadi 1987. Namun, berdasarkan penelusuran di superball, Husnul mengaku kaget saat fotonya diunggah ulang oleh idolanya itu.

“Pagi ini saya terbangun dari mimpi, mimpi yang belum tahu bisa terwujud atau tidak untuk bisa melihat megahnya Stadion Juventus di Turin suatu saat nanti. Serta ketemu orang hebat di Juve khususnya Dybala pemain idola saya,” ujar Husnul, mantap.

Semoga doanya dikabulkan dan selalu Husnul Khotimah. Aamiin.

Main photo credit: Goal (diolah Bolatory)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here