Mario Mandzukic tidak masuk dalam rencana skuat Maurizio Sarri di musim 2019/2020 ini. Mau putusin langsung, Juventus nampaknya tak enak karena sang pemain banyak berjasa bagi klub. Alhasil demi putus baik-baik, “Si Nyonya Tua” menyerahkan keputusan ke tangan Mandzukic.

Selama musim ini, Mandzukic belum sekalipun dimainkan dalam laga resmi. Maklum, Juventus kini sudah kedatangan Gonzalo Higuain yang telah kembali setelah di-tiki-taka ke AC Milan dan Chelsea.

Nama pria yang telah berusia balak tiga alias 33 tahun itu juga tidak dimasukan Sarri dalam skuat Champions musim ini.

Sejak musim panas lalu, Juventus sebenarnya sudah mengindikasikan agar striker yang jarang terlihat senyum apalagi cengegesan itu agar mencari klub baru. Sayang hingga penutupan bursa transfer, tidak satu pun klub yang menggaet Mandzukic.  

Mandzukic sempat dikabarkan akan hijrah ke Qatar bersama Al-Rayaan, yang masih bisa merekrut pemain sampai akhir September. Akan tetapi negosiasi menemui jalan buntu. Mungkin tidak melihat di Google Maps dulu jadinya mentok.  

Kini Mandzukic diincar dua klub Liga Inggris, Manchester United dan West Ham United. Seperti diketahui MU memang kekurangan amunisi di lini serang setelah ditinggal Romelu Lukaku.

Anthony Martial yang diplot sebagai ujung tombak mengalami cedera. Sementara Marcus Rahsford yang lebih tajam bila dipasang sebagai pemain sayap, kini tampak sedikit kesulitan untuk mengisi pos striker.

MU sendiri berencana untuk menjadikan Mandzukic sebagai target buruan mereka di bursa trasnfer mendatang.

Tapi sebagai pemilik Mandzukic saat ini, Juventus nampaknya tidak akan memaksakan kepindahan pemain asal Kroasia. Kalau mau pindah ya pindah, kalau tidak ya terserah. Tunggu kontraknya habis paling-paling.

Sebab Juventus disebut ingin ‘putus’ secara baik-baik karena merasa banyak berhutang budi pada Mandzukic. Pemain berwajah ganteng konotatif itu pernah mengantar Juve ke final Liga Champions 2017 dan mencetak gol sangat indah. Selain itu menjuarai Seri A entah berapa kali. Banyak pokoknya.

“Kami sedang mengevaluasi situasi dengan Mario, begitu juga dia, dan dia harus melakukannya dengan semua waktu yang dia butuhkan. Mario telah menjadi pemain yang sangat baik bagi kami dan kami berhutang banyak padanya,” ujar Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici seperti dikutip dari Liputan6.

“Jika dia menganggap tepat untuk pergi dan menemukan solusi yang dia inginkan dengan syarat yang disetujui semua orang, maka dia bisa pergi, kalau tidak kita akan menemukan solusi lain,” tegas Paratici.

Main photo: @utdrobbo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here