Juventus kembali gagal meraih poin penuh dalam dua laga terakhirnya di Seri A. Sebelumnya dikalahkan Benevento, lalu sekarang seri 2-2 sama Torino yang berada di peringkat ke-17. Itu saja sudah hampir kalah.

Meski imbang, setidaknya dapat satu poin, masih untung daripada enggak sama sekali, fans Juventus atau akrab disapa Juventini sudah kadung memaki.

Soalnya sudah empet banget lihat Juve sekarang. Hasilnya kalah dan seri. Ya memang begitu sepak bola. Mungkin mereka kaget biasanya Juventus selalu ada di nomor satu dalam sembilan musim terakhir.

Ya gantian dong. Masak mau di atas terus. Kasihan tim lain seperti Inter sudah 10 tahun enggak punya gelar sama sekali. Egois banget ini Juventini.

Juve memang punya awal baik di laga ini, sempat unggul 1-0 lewat kerja sama apik Federico Chiesa dan Alvaro Morata. Namun disamakan kedudukan oleh Antonio Sanabria. Sebuah tendangan keras pemain Torino dari luar kotak bisa ditepis kiper namanya susah, tetapi langsung disambut asyik oleh Sanabria.

Di babak kedua, Juve kebobolan lewat sebuah kesalahan bodoh yang amat mendasar. Aksi umpan backpass Dejan Kulusevski malah kasih assist kepada Sanabria.

Sanabria pun melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tak bisa diantisipasi oleh Szcznsncszszsncesny. Padahal itu gampang banget buat ditepis sama kiper Indonesia sekalipun.

Untung saja Juve bisa mengimbangi setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan. Sempat diragukan karena offside, tapi ternyata tidak.

Pelatih magang Andrea Pirlo pun mengakui kalau Juve kembali menyulitkan diri sendiri. Kalau ada yang susah, kenapa mesti yang gampang?

“Seperti biasa, kami membuat hidup sendiri jadi terasa rumit. Kami mengharapkan babak kedua yang berbeda, namun kami melakukan kesalahan dengan segera dan harus bisa kembali dari momen itu,” ujarnya dikutip Bolanet.

SHARE
Previous articleLiverpool Bantai Tim Medioker Inggris, Biasa Saja Sis…
Next articleInter Makin Jauh, Auto-scudetto Nih….
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here