AC Milan benar-benar keterlaluan sekali. Pertandingan baru dimulai sudah langsung menyerang tanpa basa-basi. Tak ada permisi barang sedikit, minimal pakai Assalamualaikum begitu, tapi tak ada salam sama sekali.

Bertamu ke markas Sassuolo, Milan memang menang tipis 2-1. Namun yang menarik, mereka langsung mencetak gol saat laga baru berjalan 6 detik saja.

Yang menarik, proses golnya Milan ini bukan karena kesalahan atau blunder pemain belakang lawan. Biasanya kalau gol cepat begini suka terjadi kesalahan di lini belakang. Entah salah kontrol, kerebut, atau salah oper. Kemudian gol.

Beda dengan gol Milan yang ini. Baru kick off, Hakan Calhanoglu langsung ngegas merangsek ke pertahanan Sassuolo lalu memberikan umpan kepada Rafaele Leao. Leao pun lolos dari kawalan langsung bobol gawang Andrea Consigli.

Para pemain Sassuolo tampak kaget meski tak sampai latah “ayam.. ayam…”. Mereka belum siap diserang, tahu-tahu diserang. Memang begini lah sepak bola. Harus siap main kapanpun dan di manapun.

Dikira pemain Sassuolo, ini si Milan bakal santai-santai saja. Tak tahunya digas sampai ke ubun-ubun.

Leao pun dinobatkan sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah Liga Italia. Dia mengalahkan pemain Piacenza, Paolo Poggi, sukses menyarangkan bola ke gawang Fiorentina saat pertadingan baru berjalan delapan detik pada 2001.

Poggi saat itu memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Fiorentina, seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya. Beda kelas dengan golnya Leao ini hasil serangan sendiri.

Milan lalu menggandakan keunggulan lewat serangan balik Theo Hernandez yang lari sprint macam dikejar anjing. Dia lalu memberikan umpan kepada Alexis Saelemaekers.

Sassuolo baru bisa mengejar ketertinggalan di ujung-ujung laga. Ke mana saja itu Sassuolo, baru bisa bikin gol setelah main 1,5 jam. Domenico Berardi mencetak gol lewat tendangan bebas yang bikin bingung Gigi Donnarumma.

Dengan kemenangan 2-1, Milan masih harum di puncak klasemen meski di saat yang lain Inter dan Juventus juga meraih kemenangan.

“Kami memiliki empat atau lima situasi untuk kick-off dan kami ingin memiliki pendekatan yang kuat, karena kami melewatkan sesuatu dalam beberapa pertandingan terakhir,” ujar Pioli dikutip Bola.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here