Real Madrid masih terus berusaha mengejar ketertinggalannya dari rekan sekota, Atletico Madrid, di La Liga. Meski selisih poin masih cukup jauh, pelan-pelan tapi pasti Madrid tetap mengejarnya.

Pada laga terakhir lawan Sevilla, Madrid berhasil memenangkan pertandingannya dengan skor tipis, 1-0. Namun, hal itu juga berkat bantuan impostor-nya Sevilla, Yassine Bounou.

Jadi sebenarnya Madrid juga masih belum kembali sepenuhnya. Meski hasil tiga poin sangat penting pada momen-momen seperti ini.

Bounou merupakan sejenis nama kiper di Sevilla. Dia membobol gawangnya sendiri secara tidak sengaja. Ya, sudah pasti tidak sengaja karena nanti bisa dituduh pengikut Mursyid Effendi.

Berawal dari umpan silang mendatar Ferland Mendy di sisi kiri, bola kemudian coba disambut oleh Vinicius Jr. Namun Vinicius gagal menyambutnya, tetapi jadi bikin bingung Bounou.

Akibatnya Bounou salah perhitungan, hitung-hitungan matematikanya meleset. Mungkin waktu kelas 3 SD suka bolos ke kantin sekolah. Bola mengenai tangannya gagal ditangkap dengan baik dan masuk ke gawangnya sendiri.

Gol tersebut jadi satu-satunya gol di laga itu. Bounou pasti sangat menyesal. Meski dia tidak sampai di-ejected oleh rekan-rekannya.

Zinedine Zidane pun tak risau jika Madrid kesulitan mencetak gol. Memang, belakangan Madrid ini menangnya tipis-tipis. Bahkan juga menerima kekalahan.

Kami harus gembira dengan apa yang telah kami lakukan dan dengan peluang-peluang yang tercipta pada babak pertama. Sedikit demi sedikit, kami mulai kembali merasa percaya diri, kembali bermain bagus,” ujar Zidane dikutip bola.com.

“Kami harus tetap tenang dan melanjutkan apa yang telah kami lakukan hari ini. Kami membaca pertandingan dengan sangat baik sejak menit pertama hingga menit terakhir, dengan susah payah, karena inilah sepak bola. Kami harus mengucapkan selamat kepada para pemain karena tidak lah mudah menang atas Sevilla di sini,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here