AS Roma kembali melakukan pembelian krusial. Kali ini ada di posisi kiper. Mungkin Roma ingin kembali menciptakan Alisson-Alisson baru. Pau Lopez, seorang kiper dari Real Betis resmi berlabuh ke “Giallorossi”.

Roma telah mengonfirmasi bahwa mereka membeli Lopez seharga 23,5 juta Euro atau sekitar Rp372 miliar plus bonus 4,5 juta Euro atau sekitar Rp72 miliar. Pria berusia 44 tahun dikurang 20 itu dikontrak dengan durasi satu periode Jokowi jadi presiden RI.

Hal ini jadi sebuah lompatan karier bagi Lopez karena pindah dari Real Betis yang statusnya medioker, lalu ke AS Roma yang levelnya di atas medioker, tapi juga tidak top-top amat.

“Satu hal yang dapat saya janjikan adalah saya akan berikan segalanya untuk klub ini. Saya tahu usaha yang dilakukan klub untuk mendapatkan saya jadi saya dapat berjanji saya akan bekerja keras, membuat pengorbanan dan menunjukkan kerendahan hati dalam berjuang untuk Roma dan berusaha meraih sukses yang pantas didapat klub,” ujar Pau Lopez.

https://twitter.com/ASRomaEN/status/1149068098277924865

Roma sepertinya masih kurang percaya dengan Robin Olsen yang didatangkan musim lalu untuk menggantikan Alisson Becker. Makanya mereka merekrut kiper lagi dengan harga dibilang mahal enggak, murah juga enggak.

Ini jadi seperti hobi baru AS Roma. Tiap tahun beli kiper. Pada musim 2015, mereka mendatangkan Wojciech Szczesny meski cuma minjem. Lalu pada 2016 mereka beli Alisson Becker. Musim berikutnya ada Lukasz Skorupski yang balik dari masa pinjaman. Kemudian tahun lalu mereka beli Olsen. Sekarang Pau Lopez.

Ini Roma maunya apa sih? Gonta-ganti kiper terus. Padahal gawangnya kan tidak berubah. Lebarnya segitu-segitu saja.

Memang sejak era milenial, bisa dibilang Roma jarang punya kiper bagus dan tahan lama. Sekalinya punya seperti Alisson, langsung dijual.

Sebenarnya ada kiper yang lumayan setia bersama Roma, yakni Bogdan Lobont. Cuma kariernya begitu-begitu saja, jarang jadi kiper utama.

Selain itu, Roma juga jarang mengandalkan kiper-kiper asli Italia. Malah pernah dalam satu musim, yakni 2008/09, mereka menggunakan tiga kiper asal Brasil. Yakni Artur, Julio Sergio, dan Doni.

Si Doni lumayan lama main di Roma. Tapi belum bisa masuk status kiper terbaik di dunia. Main di timnas Brasil saja cuma 10 kali.

Ya sekarang kita lihat saja performa Pau Lopez. Apakah mampu jadi kiper kelas dunia saat bergabung Roma? Tunggu tanggal mainnya.

Main photo: Italianocalcio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here